Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pencarian 13 Nelayan Indramayu Tenggelam Dihentikan

Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 16.45 WIB, yang melibatkan Kapal Nelayan Barokah Jaya dan Kapal Kargo MV Habco Pioneer. Pada saat kejadian kapal nelayan membawa 32 ABK.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 April 2021  |  09:26 WIB
Personel Basarnas melakukan penyisiran saat pencarian Anak Buah Kapal (ABK) KM Barokah Jaya yang tenggelam di Perairan Indramayu, Jawa Barat, Kamis (8/4/2021). Personel tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian 13 ABK KM Barokah Jaya yang tenggelam di perairan Indramayu dengan membagi lima sektor dengan area sesuai dengan SAR Map Prediction. - Antara/Dedhez Anggara.
Personel Basarnas melakukan penyisiran saat pencarian Anak Buah Kapal (ABK) KM Barokah Jaya yang tenggelam di Perairan Indramayu, Jawa Barat, Kamis (8/4/2021). Personel tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian 13 ABK KM Barokah Jaya yang tenggelam di perairan Indramayu dengan membagi lima sektor dengan area sesuai dengan SAR Map Prediction. - Antara/Dedhez Anggara.

Bisnis.com, INDRAMAYU - Tim SAR gabungan pada Minggu (11/4) secara resmi menghentikan pencarian terhadap 13 orang anak buah kapal (ABK) Barokah Jaya yang masih dinyatakan hilang, setelah pencarian diperpanjang selama dua hari.

"Operasi SAR ditutup dan diganti dengan pemantauan," kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah di Indramayu, Minggu (11/4/2021).

Ia mengatakan meskipun operasi SAR telah diperpanjang selama dua hari, tim juga tidak menemukan tanda-tanda ke-13 ABK yang masih dinyatakan hilang.

Menurutnya, berdasarkan evaluasi bersama semua tim di lapangan, operasi SAR resmi ditutup setelah sembilan hari berlangsung, karena sudah tidak efektif lagi.

"Tim SAR gabungan telah maksimal mencari ke-13 ABK Barokah Jaya, namun tak kunjung ditemukan, meskipun telah diperpanjang," tuturnya.

Deden menambahkan berdasarkan prediksi SAR MAP, korban sudah tersebar di wilayah perairan Karimunjawa, sehingga Kantor SAR Bandung melaksanakan pemapelan kepada Kantor SAR Semarang dan instansi terkait di wilayah Perairan Jawa Tengah.

Selama sembilan hari operasi SAR, tim mengevakuasi 19 orang dengan perincian, empat meninggal dunia dan 15 lainnya selamat.

"Hingga operasi pencarian ditutup, total korban selamat 15 orang, empat meninggal dunia dan 13 lainnya belum ditemukan," katanya.

Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 16.45 WIB, yang melibatkan Kapal Nelayan Barokah Jaya dan Kapal Kargo MV Habco Pioneer. Pada saat kejadian kapal nelayan membawa 32 ABK.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan kapal jabar nelayan indramayu

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top