Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intensitas Hujan Tinggi, KSS Properti Pastikan Proyeknya Sudah Sesuai Standar

PT Koprima Sandysejahtera ‎(KSS Properti) menyebut saat ini kendala alam menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan proyek perumahan aman dari bencana banjir.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  18:48 WIB
Petugas membersihkan air yang menggenangi akses jalan perumahan? Green Caraka Residence - Bisnis/Dea Andriyawan
Petugas membersihkan air yang menggenangi akses jalan perumahan? Green Caraka Residence - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - PT Koprima Sandysejahtera ‎(KSS Properti) menyebut saat ini kendala alam menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan proyek perumahan aman dari bencana banjir.

General Manager Operasional PT KSS Ridwan Hendra mengatakan hujan deras yang terjadi di Kota Bandung dan sekitarnya dengan durasi yang cukup panjang membuat run off air dari Sungai Cironggeng menjadi tidak terduga.

"Kami sudah membuat saluran irigasi yang sesuai standar, sehingga bisa mengalirkan air limpahan dari akses jalan perumahan‎ Green Caraka Residence," kata Ridwan kepada Bisnis, Minggu (28/3/2021).

Untungnya hujan deras yang mengguyur langit Bandung tidak sampai membuat luapan air masuk ke rumah-rumah penghuni perumahan Green Caraka Residence.

"Hanya menggenangi akses jalan saja, tidak sampai masuk ke rumah, itu pun langsung surut karena saluran irigasi yang kita buat cukup untuk mengalirkan air kembali ke sungai," ungkapnya.

Menurutnya, faktor alam menjadi faktor yang tidak bisa diterka. Hanya saja, dia memastikan dari setiap proyek perumahan yang dikerjakan KSS Properti akan selalu dikerjakan sesuai dengan standar yang berlaku. Sehingga akan meminimalisasi dampak yang terjadi dari kejadian alam tersebut.

Pasca terjadinya genangan di akses jalan di Green Caraka Residence, pihaknya langsung mengerahkan mobil pembersih untuk menyapu lumpur bekas limpahan air.

"Kami langsung bersihkan lumpur bekas genangannya,‎" katanya.

Ia pun memastikan segera melakukan langkah teknis untuk meminimalisasi terjadinya limpahan air masuk ke akses jalan perumahan Green Caraka Residence.

"Kami langsung mengantisipasi agar jika terjadi hujan besar air tidak lagi masuk ke akses jalan perumahan," jelasnya.

Selain itu, pihak KSS Properti dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sudah menganalisis penyebab dari luapan sungai tersebut. Setidaknya ada 11 catatan yang bisa ditindak lanjuti.

Beberapa di antaranya adalah hujan deras dengan volume air yang tinggi, yang diperparah oleh kondisi sedimentasi akibat longsor di hulu sungai.

"Poin 11 nya sungai Cironggeng akan dilakukan normalisasi," jelasnya. ‎(K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir kpr
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top