Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalan Amblas Tol Cipali Sudah Bisa Dilintasi Berkat Detour Widening

Ruas Tol Cipali yang amblas di KM 122+400 yang ada di perbatasan Kabupaten Subang dan Indramayu, sudah bisa dilintasi.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  14:33 WIB
Jalan Tol Cipali pascaamblasnya jalan di KM 122 - Istimewa
Jalan Tol Cipali pascaamblasnya jalan di KM 122 - Istimewa

Bisnis.com, SUBANG - Ruas Tol Cipali yang amblas di KM 122+400 yang ada di perbatasan Kabupaten Subang dan Indramayu, sudah bisa dilintasi.

Dengan begitu, kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta sudah bisa melintasi jalan yang amblas itu. Namun, lintasan yang bisa dilalui pengendara ini, merupakan jalur sementara yang baru selesai diperbaiki.

General Operasional Astra Infra Toll Road Cipali (PT Lintas Marga Sedaya) Suyitno mengatakan jalur sementara di lokasi amblas itu, sudah bisa dilintasi sejak Sabtu (20/2/2021) kemarin. Sesuai arahan dari Kementerian PUPR, jalur sementara itu harus selesai dikerjakan selama 10 hari sejak terjadinya amblas.

"Karenanya, kendaraan dari Cirebon menuju Jakarta sudah bisa melintasi jalur B di lokasi sementara," ujar Suyitno, melalui rilis yang diterima Bisnis.com, Minggu (21/2/2021).

Pada pembukaan kemarin, sambung Suyitno, jalur sementara diaktifkan mulai pukul 08.30 WIB. Petugas dari PJR Tol Cipali mengawali pembukaan itu, dengan melintasi jalur sementara (detour).

Setelah kendaraan petugas PJR, terlihat kendaraan truk dan minibus mulai melintas jalur tersebut. Dengan demikian, semua kendaraan bisa melintasi lokasi itu tanpa ada pembatasan.

"Dengan dibukanya jalur sementara itu, rekayasa lalu lintas contraflow sepanjang satu kilometer resmi dihapuskan," ujarnya.

Sementara aktivitas di titik utama perbaikan jalan amblas masih dihentikan sementara waktu. Karena, cuaca yang ekstrem menyebabkan pekerjaan jadi terhambat.

Meski demikian, lanjut Suyitno, Astra Infra Road selaku pengelola Cipali, terus mengebut perbaikan jalan yang amblas itu. Targetnya, perbaikan jalan ini akan selesai dalam kurun waktu 1,5 bulan. Atau rampung pada 7 April 2021 mendatang.

Secara terpisah, melalui akun resmi media sosial Kementerian PUPR, juru bicara instansi tersebut Endra S Atmawidjaja mengatakan sesuai arahan dari Menteri PUPR jalur sementara (detour widening) itu harus selesai selama 10 hari. Karenanya, PT LMS selaku badan usaha jalan tol (BUJT) ruas Cipali, terus mengebut perbaikan jalur sementara itu. Lajur sementara di median jalan ini, panjangnya mencapai 400 meter.

"Alhamdulillah, saat ini sudah bisa dilintasi dan contraflow sudah dihentikan," ujarnya.

Detour widening ini, merupakan salah satu penanganan pascaterjadinya longsor dan amblas. Selain itu, pihaknya juga meminta PT LMS untuk segera memperbaiki jalur utama sampai 45 hari kedepan. Sehingga, dalam 1,5 bulan itu jalur di titik yang amblas sudah bisa dilalui secara permanen.

Tol Cipali ini, lanjut Endra, panjangnya mencapai 116 KM. Tol ini, merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa. Serta, merupakan jalur logistik vital penghubung Merak hingga Surabaya. Keberadaan tol ini, mampu memangkas jarak tempuh 40 kilometer jika dibanding dengan menggunakan jalan utama nasional Pantura. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol cipali
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top