Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wilayah di Indramayu Terendam Banjir, Ketinggian Sampai 250 Sentimeter

Sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Minggu (7/2/2021).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  09:43 WIB
Evakuasi di Desa Karang Tumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
Evakuasi di Desa Karang Tumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Bisnis.com, CIREBON - Sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Minggu (7/2/2021). Ketinggian banjir pun bervariasi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Bisnis.com, banjir tersebut akibat luapan dari Sungai Cimanuk yang memiliki hulu di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Beberapa wilayah kecamatan yang terendam banjir akibat luapan sungai tersebut yakni, Kecamatan Kroya, Kertasemaya, Jatibarang, Terisi, dan Haurgeulis.

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan hingga Senin (8/2/2021) pagi, hujan masih mengguyur dan ketinggian banjir pun mencapai 10 sampai 250 sentimeter.

"Saat ini, tim SAR gabungan melakukan evakuasi di daerah Kecamatan Haurgeulis dan Kecamatan Terisi. Di sana, banyak ratusan warga terdampak," kata Deden melalui keterangan tertulis, Senin (8/2/2021).

Deden mengatakan, di Kecamatan Haurgeulis tepatnya di Desa Karang Tumaritis, sebanyak 120 jiwa terdampak. Sedangkan di Kecamatan Haurgeulis, ada 40 orang.

Ia menambahkan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Bandung, BPBD Indramayu, Satpolair Polres Indramayu, PMI Indramayu, dan Tagana Indramayu terus melakukan upaya evakuasi.

"Dalam upaya pencarian, kami gunaka tiga unit rescue rar, satu unit truk, empat unit LCR, empat unit mope, dan satu unit Rafting," kata Deden. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indramayu
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top