Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nelayan di Cirebon Hilang di Perairan Pengarengan Saat Perbaiki Kapal

Berdasarkan informasi, kemarin sebanyak 14 nelayan tengah melakukan perbaikan kapal BRS Utama Pantura, lantaran mengalami kerusakan bagian kemudi di sekitar Perairan Pengarengan.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  13:45 WIB
Proses pencarian nelayan hilang
Proses pencarian nelayan hilang

Bisnis.com, CIREBON - Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung melakukan pencarian seorang nelayan yang dikabarkan hilang di Perairan Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, sejak Rabu (27/1/2021) sore pukul 15.35 WIB.

Berdasarkan informasi, kemarin sebanyak 14 nelayan tengah melakukan perbaikan kapal BRS Utama Pantura, lantaran mengalami kerusakan bagian kemudi di sekitar Perairan Pengarengan.

Naas, hujan intensitas tinggi disertai angin kencang mengguyur perairan tersebut, sehingga kapal yang tengah diperbaiki oleh belasan nelayan itu terbalik.

Setelah kapal terbalik, belasan nelayan itu pun kemudian terhempas ke Perairan Pengarengan.

Namun sayang, saat 13 orang berhasil menyelamatkan diri, satu di antara belasan nelayan ini justru terseret gelombang dan belum ditemukan sampai saat ini.

"Korban diketahui bernama Broim, berusia 35 tahun, warga Desa Gebang Udik, Blok Kramat," kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah melalui pesan tertulis, Kamis (28/1/2021).

Deden mengatakan pihaknya mendapatkan informasi hilangnya nelayan tersebut pada pagi tadi sekira pukul 10.00 WIB dari Satuan Polisi Air (Satpol Air) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon.

Tim Rescue dari Basarnas Bandung sampai saat ini masih terus melakukan pencarian dengan menerjukan sejumlah personel dan menggunakan beberapa alat bantu. (k45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top