Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyelesaian Konstruksi Tol Cisumdawu Terus Dikejar

Proses pembangunan fisik Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) ditargetkan tuntas pada 2021.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  14:21 WIB
Foto udara Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua di kawasan Ranca Kalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Bisnis
Foto udara Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua di kawasan Ranca Kalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG — Proses pembangunan fisik Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) ditargetkan tuntas pada 2021.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bahwa pengerjaan tol tersebut tengah dipercepat. “Menyampaikan 2021 selesai,” katanya kepada Bisnis, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya percepatan tol ini mengalami hambatan urusan pembebasan lahan terutama di seksi VI B. Hery mengatakan jika urusan ini bisa kelar di awal 2021, maka proses kontruksi segera dilakukan. “Ini proses konstruksinya lagi dikejar,” ujarnya.

Penyelesaian Tol Cisumdawu sendiri dinilai Hery akan menjadi berkah bagi Bandara Kertajati, Majalengka. Menurutnya jika akses Tol Cisumdawu selesai maka dari sisi kapasitas bisa mengkoneksikan arus barang dan orang dari wilayah Bodebekarpur dan Bandung Raya, ditambah sebagian wilayah Jawa Tengah.

“Kertajati kedua terbesar setelah Soekarno-Hatta, ini masih banyak potensi wilayah yang belum terlayani hingga Jawa Tengah, ini pasar,” katanya.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan pihaknya akan terus menjadi bagian dari percepatan Tol Cisumdawu. Menurutnya masih belum terkoneksinya akses dari Bandung menuju Kertajati via tol Cisumdawu membuat banyak konsumen memilih terbang dari Jakarta.

“Kuncinya hanya satu, yaitu jalan tol. Jalan tol yang belum selesai membuat warga memilih pilihan-pilihan yang mungkin lebih nyaman bagi mereka. Jadi, apapun pertanyaan Kertajati jawabannya itu,” katanya.

Diakui pihaknya akan terus memaksimalkan pelayanan di BIJB Kertajati, meski ada beberapa keterbatasan. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang membuat aktivitas Bandara Kertajati belum maksimal. Salah satunya adalah kondisi penerbangan nasional yang tengah menurun.

“Kami dari pemerintah selalu berupaya memaksimalkan dengan keterbatasan yang ada. Kami tidak tinggal diam. Tapi faktor ini – namanya hubungan dagang antara konsumen dan pelayanan, tentu keputusan ada dikonsumennya. Konsumen akan memilih mana yang mudah, mana yang nyaman,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cisumdawu
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top