Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Penyebab Pembangunan Rest Area di Kawasan Puncak Batal Rampung Tahun ini

Pembangunan 448 kios, pagar dan monumen di Rest Area yang terletak di kawasan Agro Wisata Gunung Mas itu tidak akan berlanjut hingga tahun depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Desember 2020  |  17:28 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin  - ANTARA
Bupati Bogor, Ade Yasin - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan pembangunan rest area di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat batal rampung tahun ini karena pekerjaan kiosnya molor.

"Kendalanya cuaca dan lahan yang belum siap. Kontraktor sudah kami berikan addendum 50 hari kerja dan untuk penyelesaian kita luncurkan tahun depan," ujarnya di Cibinong, Bogor, Kamis (31/12).

Menurutnya, pembangunan 448 kios, pagar dan monumen di Rest Area yang terletak di kawasan Agro Wisata Gunung Mas itu tidak akan berlanjut hingga tahun depan.

Pasalnya, pembangunan kios saat ini masih dalam progres 90 persen, sementara area landscape sekitar 80 persen.

Seperti diketahui, ada dua pekerjaan dalam satu hamparan di Rest Area Puncak. Pembangunan kios menelan biaya Rp16,3 miliar dan lancscape sekitar Rp1 miliar.

Sementara itu, Project Manager Area PT Japayasaprima Kontruksindo, Ari Radityo optimistis pihaknya akan menuntaskan pembangunan 448 kios atau 89 bangunan hasil review Detail Engineering Design (DED) sebelumnya yang 116 bangunan atau 516 kios.

"Di awal Bulan Januari 2021, kami akan menuntaskan pembangunan kios di Rest Area Puncak. Saat ini progres pekerjaan kami hampir 90 persen," ujar Ari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bogor

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top