Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Purwakarta Optimalkan Pemanfaatan Lahan Darat

Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengupayakan optimalisasi pemanfaatan lahan darat untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya. 
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 05 November 2020  |  16:13 WIB
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Bisnis.com, PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengupayakan optimalisasi pemanfaatan lahan darat untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya. 

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkapkan pihaknya tidak hanya mendorong pemaksimalan tanam lahan sawah dengan mekanisasi penyediaan air tetapi juga melalui upaya untuk memanfaatkan lahan kering, kebun dan lahan bekas tebangan melalui program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB).

Salah satunya seperti yang dilakukan di Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu. Pemkab Purwakarta, melalui jajaran Dispangtan telah melaksanakan kegiatan pencanangan tanam padi gogo pada lahan bekas tebangan milik Perum Perhutani seluas 50 hektare.

Terkait hal di atas, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berharap program ini dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi.

"Kami harap para petani bisa memaksimalkan bantuan yang ada sehingga produksi padi di Kabupaten Purwakarta terus meningkat. Dengan begitu petani juga semakin sejahtera," kata Anne, seraya mengatakan hal tersebut juga untuk memastikan tetap terjaganya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 ini.

Menurutnya, Pemda Purwakarta menargetkan program PATB ini dengan luas lahan 225 hektare dengan rata-rata produktifitas lahan kering sebesar 4 ton per hektare.

"Dengan program ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi beras sebesar 432 ton beras. Sebelumnya, berdasarkan data realisasi tanam pada masa tanam Oktober 2019 – September 2020 telah berhasil ditanam seluas 40.800 hektare dengan perkiraan dapat menghasilkan kurang lebih 137.035 ton beras," tuturnya, dalam pernyataan yang dikutip Kamis (5/11/2020).

Sementara, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan menambahkan, saat ini Kabupaten Purwakarta mendapatkan alokasi untuk PATB seluas 225 hektare. 

"Alhamdulillah, kami bersyukur Kabupaten Purwakarta mendapat alokasi program PATB dari Kementan RI, tentu program ini kita sambut baik dan petani di Purwakarta siap untuk melaksanakan program tersebut," kata Agus.

Menurutnya, program PATB di Kabupaten Purwakarta sebagian besar dilaksanakan di lahan bukaan baru milik Perum Perhutani dan dengan luasan yang potensial. "Kami optimis akan menambah potensi luas tambah tanam khususnya pada musim tanam Oktober – Maret 2020/2021 dan tentu akan mampu meningkatkan produksi padi secara nyata," kata Agus.

Dengan memperhatikan luas tambah tanam padi pada tahun 2020 sampai akhir bulan Oktober yang mencapai 34.543 hektare dengan luas tambah panen pada periode yang sama seluas 37.927 hektare pihaknya optimis luas tanam dan luas panen sampai akhir tahun akan memenuhi target luas tanam dan luas panen lebih dari 40.000 hektare seperti yang diisyaratkan Bupati Purwakarta.

Di sisi lain, Ketua Gapoktan Sinar Tani Ciparungsari, Adung Koswara mengatakan, kelompok tani yang dia pimpin merupakan gabungan dari tiga kelompok tani di Desa Ciparungsari. Dalam kelompok tersebut terdapat 95 petani yang menerima bantuan dalam program PATB ini.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberi bantuan berupa benih, pupuk hayati dan NPK.

"Sebelumnya, lahan sawah di desa kami ada sekitar 364 hektare. Pada tahun ini kami dari gapoktan sangat bersyukur atas bantuan program yang telah dialokasikan ke wilayah ini. Bantuan PATB berupa lahan kering seluas 50 hektare di lahan bekas tebangan milik Perum Perhutan. Dengan bantuan ini besar harapan kami untuk bisa meningkatkan ketersediaan bahan pangan terutama beras," ujar Adung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top