Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Angka Corona di Kota Tasik Rendah Tapi DBD Tinggi

Digelar di masa pandemi Covid-19, perayaan HUT ke-19 Kota Tasikmalaya tahun ini pun dikaitkan dengan kualitas kesehatan masyarakat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 18 Oktober 2020  |  15:58 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Digelar di masa pandemi Covid-19, perayaan HUT ke-19 Kota Tasikmalaya tahun ini pun dikaitkan dengan kualitas kesehatan masyarakat.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul menilai bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tasikmalaya patut diapresiasi atas capaian terbaik kelima di Jabar dalam penanggulangan Covid-19.

Dari data periode 5-11 Oktober 2020, Kota Tasikmalaya berada di Zona Kuning (Risiko Rendah) dengan skor dari berbagai kategori dalam leveling status kewaspadaan sebesar 2,46. Dilihat dari skor periode tersebut, Kota Tasikmalaya hanya kalah dari Kabupaten Cianjur, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, serta skor yang sama dengan Kabupaten Subang.

Meski begitu, Kota Tasikmalaya memiliki kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang cukup tinggi sejak awal tahun. Untuk itu, Kang Uu tetap meminta Pemda Kota Tasikmalaya untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan menyosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warganya demi menjaga kualitas kesehatan.

“Hari ini (angka Reproduksi Efektif) Covid-19 di Jabar sudah hampir kembali di bawah 1, tetapi di wilayah lain datang (ancaman) adanya bencana longsor dan banjir, termasuk di Kota Tasikmalaya yaitu DBD,” ucap Uu dalam pernyataan yang dikutip Minggu (18/10/2020).

“Harapan kami kepada seluruh aparat agar jangan berhenti, jangan malas, jangan bosan, tetap edukasi masyarakat terkait PHBS dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Uu menyampaikan apresiasi terhadap koordinasi yang dilakukan Pemda Kota Tasikmalaya dengan Pemda Provinsi Jabar. Ia menambahkan, komunikasi juga diperkuat dengan agenda "Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (KOPDAR) bersama Gubernur Jabar" sehingga kolaborasi antara pemda provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat.

“Kota Tasikmalaya dengan Pemprov (Jabar) ini sangat luar biasa. Ran juga Pak Gubernur sekarang membuka komunikasi dengan seluruh Bupati dan Wali Kota, sehingga kebersamaan dan kolaborasi antara pemkot dan pemprov ini terjalin dengan baik bahkan meningkat dari tahun ke tahun,” kata Uu.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengakui adanya kasus DBD yang cukup tinggi di wilayahnya. Dalam periode Januari hingga Oktober 2020, tercatat 20 kasus kematian akibat DBD, 6 pasien masih dalam perawatan, serta 1.319 yang dinyatakan sembuh.

“Kasus terbanyak berada di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari (Kecamatan Mangkubumi) yakni 127 kasus,” tutur Budi.

Terkait kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya per 16 Oktober 2020 pukul 08:00 WIB, terdapat 334 kasus terkonfirmasi positif, dengan rincian 50 kasus simptomatik (dengan gejala) dan 284 asimptomatik (tanpa gejala).

Dari kasus terkonfirmasi simptomatik, 25 orang dinyatakan sembuh, 13 kasus aktif, dan 12 orang meninggal dunia. Sementara dari kasus asimptomatik, 215 orang dinyatakan sembuh dan 69 kasus aktif.

Adapun HUT Kota Tasikmalaya pada 17 Oktober tahun ini diperingati dengan tema "Bersama Mencinta Kota Tasikmalaya". Digelar di masa pandemi Covid-19, perayaan HUT ke-19 Kota Tasikmalaya akan digelar secara sederhana lewat upacara di Balai Kota.

Tema "Bersama Mencinta Kota Tasikmalaya" diharapkan menjadi pengingat kepada seluruh pihak dan masyarakat Kota Tasikmalaya untuk lebih mencintai diri, sesama, dan Kota Tasikmalaya, terlebih di masa pandemi.

“Rasa cinta akan menjadi motivasi dan kekuatan untuk bersama mencapai tujuan kesehatan, kemaslahatan, dan kebaikan dengan bersama menahan dan mengendalikan diri, bersabar, juga saling mengingatkan,” ujar Budi.

Sepanjang 2019 sendiri, Budi melaporkan bahwa Kota Tasikmalaya berhasil meraih prestasi dan penghargaan di berbagai bidang, termasuk kesehatan, dari Pemda Provinsi Jabar maupun pemerintah pusat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tasikmalaya Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top