Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ridwan Kamil Pastikan Keselamatan Pasien dan Nakes Prioritas

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbicara di hadapan sekitar 900 tenaga kesehatan seluruh Indonesia dalam puncak peringatan Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020 secara daring dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (17/9/2020).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 18 September 2020  |  10:54 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbicara di hadapan sekitar 900 tenaga kesehatan seluruh Indonesia dalam puncak peringatan Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2020 secara daring dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (17/9/2020).

Gubernur Ridwan Kamil mengajak tenaga kesehatan menjadikan Hari Keselamatan Pasien Sedunia menjadi momentum perenungan, bahwa keselamatan tenaga kesehatan (nakes) sama penting dengan keselamatan pasien.

"Keselamatan nakes prioritas seiring dengan keselamatan pasien," ujarnya.

Kang Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- menyebut saat ini Indonesia sedang berada dalam kondisi perang melawan Covid-19. Nakes seperti dokter dan perawat merupakan salah satu garda terdepan melawan musuh tidak terlihat. Fakta bahwa hingga kini ada 115 dokter meninggal akibat Covid-19 adalah pukulan dan sebuah kesedihan baginya.

"Yang menjadi garda terdepan adalah tenaga kesehatan. Makanya kita sangat sedih ada 115 dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang gugur, juga di seluruh dunia sebanyak lebih dari 3.000 orang yang gugur," kata Kang Emil.

Sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Kang Emil berbagi suka duka di lapangan. Menurutnya, tidak mudah bagi seseorang mengambil keputusan pada situasi darurat kesehatan yang belum pernah dialami sebelumnya.

Namun, Kang Emil membagikan tips dalam setiap keputusannya selalu berpegang kepada lima prinsip. Kelima prinsip itu yakni proaktif, ilmiah, transparan, mampu memproduksi alat medis dan kolaboratif.

Kang Emil meminta tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 solid dan tetap menjaga solidaritas. "Jadi dalam konteks ini kebersamaan kita menjadi penting. Saya menitipkan solidaritas dari seluruh rumah sakit karena saya punya data ada beberapa rumah sakit yang belum optimal dalam penanganan Covid-19," ungkapnya.

Selain keteladanan, kebersamaan dan solidaritas menjadi salah satu pertimbangan Kang Emil mau menjadi relawan uji klinis vaksin Covid--19. Gubernur berharap seluruh prosesnya hingga akhir tahun berjalan lancar sehingga vaksin dapat diproduksi massal dan disuntikkan kepada masyarakat. Beban tenaga kesehatan pun akan jauh berkurang.

"Mudah-mudahan uji vaksin ini lancar karena ujung atau akhir dari Covid-19 adalah imunitas," ucapnya.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan Hari Keselamatan Pasien Sedunia jatuh setiap 17 September. Peringatan pertama dilakukan tahun 2019 dan ini adalah tahun kedua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ridwan kamil Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top