Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tahapan Uji Klinis Vaksin Covid-19 yang Dilakukan di Bandung

Hari ini, uji klinis Calon Vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech asal China mulai dilakukan. Lalu bagaimana proses uji vaksin tersebut? Begini rangkumannya.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  11:43 WIB
Ini Tahapan Uji Klinis Vaksin Covid-19 yang Dilakukan di Bandung
Simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Bandung - Bisnis/Rachman
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Hari ini, uji klinis Calon Vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech asal China mulai dilakukan. Lalu bagaimana proses uji vaksin tersebut? Begini rangkumannya.

Ketua tim peneliti FK Unpad, Kusnandi Rusmil, menjelaskan secara teknis para relawan yang akan menjadi subjek nantinya disuntik dua kali dalam rentang waktu 14 hari. Pertama relawan akan disuntik plasebo dan 14 hari kemudian akan disuntikkan vaksin.

"Tiga hari sebelum disuntikan baik itu plasebo atau vaksin, subjek akan diperiksa terlebih dahulu, diambil darah dan swab," tuturnya.

Menurut Kusnandi, tes usap pada relawan merupakan syarat mutlak yang harus dilalui para relawan sebelum akhirnya mereka menjalani uji klinis. Jika relawan pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif, tidak diperkenankan untuk menjadi subjek uji klinis.

"Kita tanya-tanya juga subjek, kegiatan dia selama ini apa. Itu untuk memastikan kondisi subjek juga, bisa masuk atau tidak," sahutnya.

Sementara itu puluhan petugas medis yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis dan perawat disebar ke enam lokasi tempat uji klinis. Selain itu, nantinya ada petugas yang memantau secara berkala kepada subjek guna memastikan kondisi setelah disuntik vaksin.

"Selama penelitian diambil darah selama tiga kali, ada yg 50 persen dapat vaksin dan ada 50 persen dapat plasebo. Nanti dibandingkan hasilnya bagaimana, termasuk tingkat keamanan dan imun," ungkapnya. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top