Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polres Cianjur Dirikan Posko Khusus Korban Investasi Bodong

Polres Cianjur, Jawa Barat, mendirikan posko khusus untuk memudahkan pelaporan korban penipuan investasi bodong yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 1.000 orang yang berasal dari empat kabupaten seperti Cianjur, Bogor, Sukabumi dan Bandung Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  19:59 WIB
Puluhan orang melaporkan pemilik investasi bodong ke Posko khusus Mapolres Cianjur, Jawa Barat, karena hingga saat ini pemilik tidak kunjung menempati janjinya. - Antara
Puluhan orang melaporkan pemilik investasi bodong ke Posko khusus Mapolres Cianjur, Jawa Barat, karena hingga saat ini pemilik tidak kunjung menempati janjinya. - Antara

Bisnis.com, CIANJUR - Polres Cianjur, Jawa Barat, mendirikan posko khusus untuk memudahkan pelaporan korban penipuan investasi bodong yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 1.000 orang yang berasal dari empat kabupaten seperti Cianjur, Bogor, Sukabumi dan Bandung Barat.

"Posko tersebut kami dirikan di Unit Reskrim Polres Cianjur, guna memudahkan korban untuk melaporkan diri karena jumlahnya diperkirakan mencapai seribuan orang dari beberapa kabupaten di wilayah 3 Jawa Barat," kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, Senin (3/8/2020).

Ia mengatakan, puluhan orang dari beberapa kabupaten sudah datang ke posko tersebut untuk melaporkan diri sebagai korban penipuan investasi bodong yang di kelola HA warga Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, dengan total nilai mencapai miliaran rupiah.

Beberapa orang yang melapor mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah termasuk beberapa orang ketua kelompok yang sudah menjaring banyak nasabah. Mereka merasa kecewa dengan menghilangnya pemilik sekaligus direktur investasi paket kurban dan paket lainnya yang dijanjikan pada korban.

"Jumlah korban akan terus bertambah karena keterangan yang kami dapatkan, anggota atau nasabahnya mencapai seribuan orang dengan investasi beragam mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah. Kemungkinan beberapa hari ke depan jumlah pelapor mencapai ratusan orang," katanya.

Pihaknya berharap korban yang merasa dirugikan atas perbuatan terduga HA segera melaporkan diri ke posko khusus yang sudah didirikan di Unit Reskrim Polres Cianjur tersebut.

"Mungkin mereka masih menunggu kalau HA akan memenuhi janjinya, hingga batas waktu yang sudah dijanjikan. Kalau tidak perkiraan kami yang akan melapor akan lebih banyak pada pekan ini," katanya.

Sebelumnya beberapa orang nasabah yang sudah menginvestasikan dananya untuk paket kurban pada HA, melaporkan HA ke Mapolres Cianjur karena HA selaku direktur investasi tidak kunjung memenuhi janjinya pada tanggal 31 Juli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cianjur

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top