Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPJS Kesehatan Bandung Optimalkan Pelayanan di Masa AKB

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandung memastikan pelayanan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) tetap berjalan dengan optimal.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  14:24 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandung memastikan pelayanan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) tetap berjalan dengan optimal.

Peserta JKN-KIS akan disiapkan tiga aplikasi pelayanan yang bisa digunakan pada masa AKB tanpa harus mengantre ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Rabu (18/7/2020). Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi repot untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan kepesertaan ataupun melakukan perubahan data.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Mokhamad Cucu Zakaria, aplikasi pertama yang bisa dimanfaatkan peserta JKN-KIS adalah Aplikasi Mobile JKN. Dalam aplikasi ini, peserta akan mendapatkan pelayanan seperti pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) baru, perubahan data (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), alamat domisili, nomor handphone, dan alamat email, dan hak kelas rawat peserta PBPU), serta pemberian informasi dan penanganan pengaduan.

“Selain layanan pendaftaran peserta mandiri baru, perubahan data, dan pemberian informasi dan penanganan pengaduan, peserta dapat mengakses fitur Konsultasi Dokter di Aplikasi Mobile JKN. Komunikasi dengan dokter FKTP melalui fitur ini akan sangat membantu peserta yang membutuhkan layanan,” jelas Cucu.

Melalui fitur konsultasi dokter di aplikasi Mobile JKN, peserta dapat menyampaikan keluhan dan konsultasi melalui chat dengan dokter di mana peserta tersebut terdaftar.

Dokter di FKTP dapat memantau kondisi kesehatan pesertanya meskipun tanpa kontak langsung melalui Mobile JKN Faskes. Menurutnya, walau saat ini sudah masa AKB, namun masyarakat harus tetap waspada dan menghindari kemungkinan penularan virus Covid-19.

“Untuk di Kota Bandung, saat ini 25 FKTP telah menyelesaikan proses aktivasi Mobile JKN Faskes. Kami akan terus berupaya untuk memaksimalkan penerapan fitur ini di seluruh FKTP yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Bandung,” ungkap Cucu.


Selain melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat mengakses kemudahan layanan melalui BPJS Kesehatan Layanan Chika, Layanan Vika dan Care Center 1500 400.

Layanan yang belum dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN seperti penambahan anggota keluarga peserta mandiri dan perubahan data seperti Nama, Nomor Induk Kependudukan, dan tanggal lahir, peserta dapat melakukan panggilan melalui Care Center 1500 400.

Sebagai informasi, saat ini kepesertaan JKN-KIS di Kota Bandung sebanyak 2.371.276 jiwa atau 95,60% dan telah bekerja sama dengan 40 FKRTL (29 Rumah Sakit dan 11 Klinik Utama) serta 203 FKTP (73 Puskesmas, 98 Klinik Pratama, 18 Dokter Prakter Perorangan (DPP), 2 Dokter Gigi, dan 12 Klinik TNI/polri. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPJS Kesehatan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top