Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perpanjang PSBB Bodebek, Ridwan Kamil Bantah Kabar Depok Jadi Zona Merah Covid-19

Penyebaran Covid-19 di wilayah Bogor, Bekasi dan Depok (Bodebek) masih terus dikendalikan oleh Gugus Tugas Provinsi dan kabupaten/kota.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  16:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Bisnis.com, BANDUNG — Penyebaran Covid-19 di wilayah Bogor, Bekasi dan Depok (Bodebek) masih terus dikendalikan oleh Gugus Tugas Provinsi dan kabupaten/kota.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan PSBB Proporsional di Bodebek rencananya akan kembali diperpanjang selama 14 hari karena dari catatan epidemiologi gugus tugas wilayah yang mencakup Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kota Depok tersebut masih masuk dalam zona kuning.

“Sehingga kita belum punya keyakinan untuk melakukan relaksasi karena epidemologinya dengan Jakarta masih dinamis, fluktuatif. Sehingga belum bisa terprediksi terkendali, beda dengan non Bodebek yang memiliki hitungan rata-rata,” katanya di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya dari angka Rt di wilayah Bogor dan Bekasi sudah berada di bawah 1, sementara Kota Depok masih di atas 1 yang menurut Ridwan Kamil masih masuk dalam kategori rawan. “PSBB ini akan difokuskan selama 14 hari untuk melakukan tes,” ujarnya.

Ridwan Kamil juga memastikan bahwa isu Kota Depok masuk zona merah tidak benar. Menurutnya dirinya maupun Gugus Tugas Provinsi tidak pernah melansir soal Kota Depok saat ini ada di zona merah Covid-19.

“Saya tidak pernah statement. Tidak pernah ada pengumuman zona merah. Intinya Depok itu kuning, Bodebek kondisinya sama dengan DKI kurang lebih,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top