Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub Jabar Desak Pemda Cari Solusi Banjir dan Longsor di Tasikmalaya

Pemkab Tasikmalaya dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) diminta segera menggelar pertemuan guna mencari solusi konkret atas luapan Sungai Citanduy dan Cikidang yang kerap membanjiri permukiman warga di kawasan tersebut.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  14:57 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum

Bisnis.com, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum sudah meninjau warga yang terkena bencana di dua lokasi Kabupaten Tasikmalaya, Jum’at (26/6/20).

Lokasi pertama yang dikunjungi Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik yang terkena banjir beberapa hari lalu. Kang Uu – demikian Uu Ruzhanul akrab disapa – menyampaikan bantuan sembako kepada korban banjir.

Kang Uu meminta Pemkab Tasikmalaya dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera menggelar pertemuan guna mencari solusi konkret atas luapan Sungai Citanduy dan Cikidang yang kerap membanjiri permukiman warga di kawasan tersebut.

"Seperti pembangunan tanggul. Padahal saat itu pemerintah daerah dan masyarakat menginginkan ada normalisasi dan penyodetan,” katanya dalam rilis, Minggu (28/6/2020).

Lokasi kedua, Uu juga sudah meninjau warga di Kampung Mekarsari RT 008/002 Desa Cikubang, Kecamatan Taraju yang tertimpa bencana longsor. Di lokasi tersebut ada sekitar 30 kepala keluarga atau 94 jiwa yang mengungsi ke tempat aman. Selain ke rumah tetangga dan kerabat, ada juga warga mengungungsi di tenda – tenda yang disediaka BPDB Kabupaten Tasikmalaya.

Diketahui, longsor yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan 13 rumah rusak berat dan ringan serta 17 rumah lainnya terancam. Selain itu sekitar setengah hektare sawah tertimbun material tanah dan lumpur.

Di Mekarsari, Uu mengimbau warga berhenti membangun rumah di atas tanah tebing karena membahayakan penghuni rumah. Menurutnya, kepala desa harus mengontrol dan tegas kepada warga yang melanggar.

"Apakah memungkinkan untuk dibuat rumah atau tidak. Masyarakat juga mesti sadar kalau lokasi tidak layak bangun, tidak usah memaksakan," kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tasikmalaya
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top