Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelajah Segitiga Rebana: Indag Jabar Rutin Komunikasi dengan Kemenperin

Indag Jabar saat ini terus menggenjot kawasan Segitiga Rebana yang meliputi Cirebon, Patimban (Subang) dan Kertajati (Majalengka) untuk menjadi produsen utama produk otomotif Jabar.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  16:05 WIB
Foto udara kawasan pabrik di Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). Bisnis - Rachman
Foto udara kawasan pabrik di Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, BANDUNG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat secara regular melaporkan tentang rencana penambahan kawasan industri baru lewat program Segitiga Rebana yang disiapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Moh. Arifin Soedjayana mengatakan sebelum ada pandemi Covid-19 pihaknya sudah memaparkan langsung rencana pembangunan Kawasan Segitiga Rebana di Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Dilaporkan, jika tata ruang sudah sesuai kita dorong untuk akselerasi. Pertemuan ini sekaligus meminta solusi dari pemerintah pusat,” katanya.

Menurutnya pihak Kemenperin menilai rencana pengembangan industri Segitiga Rebana selaras dengan program yang tengah disusun pemerintah pusat.

Arifin mengatakan pihaknya juga saat ini tengah terus menggenjot kawasan segitiga Rebana yang meliputi Cirebon, Patimban dan Kertajati untuk menjadi produsen utama produk otomotif Jabar.

"Terutama di Patimban, di sana lebih diarahkan untuk industri otomotif. Makannya kita dorong kawasan industri yang tumbuh di Rebana ini mengarah pada otomotif. Selain itu Karawang juga menjadi salah satu daerah yang sudah bermitra dengan industri otomotif," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Segitiga Rebana
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top