Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aktivitas Pendakian dan Wisata Alam di Gunung Ciremai Masih Ditutup

Aktivitas pendakian serta wisata alam di kawasan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, hingga saat ini masih ditutup akibat adanya penyebaran pandemi Covid-19.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  13:55 WIB
Gunung Ciremai - Bisnis/Hakim Baihaqi
Gunung Ciremai - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Aktivitas pendakian serta wisata alam di kawasan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, hingga saat ini masih ditutup akibat adanya penyebaran pandemi Covid-19.

Kepala BTNGC, Kuswandono, mengatakan, aktivitas pendakian dan wisata alam akan dibuka setelah adanya intruksi dari Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Kuningan, terutama bupati yang menjadi ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

"Kalau kedua daerah ini sudah masuk kedalam zona hijau dan pemerintah daerah memberikan hijau, pasti akan dibuka," kata Kuswandono dalam webinar persiapan wisata pendakian gunung di era new normal, Rabu (17/6/2020).

Saat ini, kata Kuswandono, pihaknya tengah berkoodinasi dengan dinas pariwisata kedua kabupaten terkait pembahasan persiapan protokol kesehatan serta koordinasi pemahaman dan fasilitas perlengkapan.

Kuswandono mengatakan, setelah penyelenggaraan pendakian gunung akan dilakukan secara bertahap dan berkoordinasi dengan pengelola setiap jalur, sehingga dapat meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.

"Saat dibuka kegiatan tracking hanya satu hari, mulai jam 9 pagi. Kemudian selanjutnya, durasi pendakian maksimal hanya dua hari satu malam," katanya.

Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda, menyebutkan, sektor pariwisata adalah bidang yang paling terdampak akibat penyebaran wabah Covid-19‎.

Untuk mengembalikan sektor pariwisata, pemerintah daerah sudah menyiapkan langkah dan inovasi guna mendongkrak. Hal yang dilakukan, mulai dari penataan lokasi wisata, melengkapi sarana dan prasarana, dan promosi.

“Sebagai kabupaten wisata tentu perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana wisata yang memadai. Kami perlu membentuk tourism information untuk mempromosikan wisata kita," katanya. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuningan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top