Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ridwan Kamil Salat Idulfitri di Rumah Dinas

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan salat Idulfitri bersama keluarganya di rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (24/5/2020).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  12:22 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan salat Idulfitri bersama keluarganya di rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (24/5 - 2020).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan salat Idulfitri bersama keluarganya di rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (24/5 - 2020).

Bisnis.com, BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan salat Idulfitri bersama keluarganya di rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (24/5/2020).

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengatakan, salat Idulfitri 1 Syawal 1441 H ini tidak mengurangi hikmah Ramadan yang telah dilalui meski Lebaran kali ini tidak digelar di masjid atau lapangan karena kondisi pandemi Covid-19.

Dirinya pun menilai, pelaksanaan Idulfitri adalah wujud kecintaan manusia kepada Allah SWT. Idulfitri juga merupakan perayaan kemenangan, bukan merayakan baju baru atau mudik pulang kampung.

"Pada dasarnya sama, kita tetap menyelesaikan Ramadan dengan paripurna dan mengambil hikmah dari Ramadan yaitu kita dilatih selama sebulan untuk melatih hawa nafsu dunia dan mengalahkan kemudaratan," ucap Kang Emil.

"Perbedaan (Idulfitri tahun ini) hanyalah cara di saat pandemi Covid-19 kita tidak bisa beramai-ramai ke lapangan karena situasi belum terkendali," tambahnya.

Selain itu, demi mencegah penularan atau terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, Kang Emil mengimbau warga Jabar untuk tidak bersalaman saat silaturahmi karena silaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara tanpa menghilangkan esensinya.

"Kita tidak bisa bersalam-salaman secara fisik karena sedang situasi urgent, oleh karena itu manusia bisa menyesuaikan tanpa menghilangkan esensi dari Ramadan dan Idulfitri," ujar Kang Emil.

Idulfitri atau bukan, Kang Emil pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak dan menjauhi keramaian demi memutus rantai persebaran Covid-19 di Jabar.

"Ada atau tidak ada Idulfitri menjaga jarak dan jauhi kerumunan adalah kewajiban kita karena kita sedang berperang melawan Covid-19," tuturnya.

"Kita fokus sampai akhir penyelesaian (penanggulangan) Covid-19, Insyaallah kita hidup di normal baru dengan cara yang lebih baik," kata Kang Emil.

Kepada warga Jabar, Kang Emil atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar turut mengucapkan maaf lahir batin seraya mendoakan warga Jabar agar diberikan hikmah untuk hidup lebih baik.

"Saya atas nama Pemprov Jabar dan pribadi menghaturkan selamat meraih kemenangan bagi seluruh warga Jabar, Indonesia dan seluruh muslim di dunia," ucap Kang Emil.

"Mudah-mudahan tahun ini lebih memberikan hikmah agar kita hidup lebih adil kepada alam, hidup lebih yakin dan beriman kepada Allah SWT, dan lebih fokus dengan niat ibadah," katanya.

Usai salat Idulfitri, Kang Emil melakukan sungkeman dengan keluarganya. Adapun Gedung Pakuan kali ini tidak menggelar gelar griya atau open house untuk mengantisipasi sekaligus menghindari penularan Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

idulfitri
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top