Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Struktur Ekonomi Kota Cirebon pada 2019 Didominasi Perdagangan Besar dan Eceran

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon merilis data terkait pertumbuhan ekonomi. Dalam data tersebut disebutkan struktur ekonomi di Kota Cirebon pada 2019, didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 29 April 2020  |  16:33 WIB
Ilustrasi. Bidang usaha perdagangan pada urutan pertama dalam struktur ekonomi Kota Cirebon yakni, bidang usaha reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 31,54 persen. - Antara
Ilustrasi. Bidang usaha perdagangan pada urutan pertama dalam struktur ekonomi Kota Cirebon yakni, bidang usaha reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 31,54 persen. - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon merilis data terkait pertumbuhan ekonomi. Dalam data tersebut disebutkan struktur ekonomi di Kota Cirebon pada 2019, didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran.

Berdasarkan informasi, bidang usaha perdagangan pada urutan pertama dalam struktur ekonomi yakni, bidang usaha reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 31,54 persen.

Dalam urutan kedua, yaitu bidang usaha transportasi dan pergudangan sebesar 11,61 persen. Kemudian, urutan selanjutnya, jasa keuangan dan asuransi 11,31 persen, terakhir jasa kontruksi dan industri pengolahan, masing-masing 9,9 persen.

Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri, mengatakan‎, kelima lapangan usaha tersebut berkontribusi sekitar 74 persen terhadap produk domestik regional (PDRB) di Kota Cirebon.

"12 lapangan usaha lainnya masing-masing di bawah enam persen. 12‎ lapangan usaha tersebut hanya memberikan peranan sekitar 26 persen terhadap perekonomian," kata Joni melalui pesan singkat, Rabu (29/4/2020).

Joni mengatakan, perekonomian Kota Cirebon berdasarkan besaran PDRB pada 2019, sebesar Rp 23.456,83 m‎ilyar dan atas dasar harga konstan mencapai Rp 16.812,91 milyar. Ekonomi di Kota Cirebon pada 2019, meningkat 6,29 persen dibandingkan 2018.

‎Di antara lima kabupaten dan kota di wilayah Ciayumajakuning, Kabupaten Indramayu menghasilkan nilai PDRB terbesar, kedua Kabupaten Cirebon. Selanjutnya, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kota Cirebon.

"Indramayu itu, kontribusi untuk PDRB sebesar 38,47 persen untuk wilayah Ciayumajakuning. Sedangkan Kota Cirebon 23,54 persen," katanya. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top