Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Angka DBD Naik, AIS Tetap Gelar Donor Darah di Tengah Wabah Corona

Arsenal Indonesia Supporters (AIS) tetap akan mengadakan donor darah sebagai agenda tahunan untuk memperingati hari jadinya di tengah pandemi virus corona (COVID-19).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 05 April 2020  |  14:20 WIB
Komite Nasional Donor Darah AIS Eddi Brokoli - Bisnis/Wisnu Wage
Komite Nasional Donor Darah AIS Eddi Brokoli - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG—Arsenal Indonesia Supporters (AIS) tetap akan mengadakan donor darah sebagai agenda tahunan untuk memperingati hari jadinya di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Pada hari jadinya yang ke-17 ini AIS memiliki tantangan yang cukup rumit pasalnya kegiatan sosial yaitu donor darah yang dilakukan oleh AIS tidak bisa gebyar seperti tahun-tahun sebelumnya bahkan tahun ini AIS tidak menargetkan jumlah labu yang didapat.

AIS adalah wadah pendukung tim asal inggris Arsenal di Indonesia, AIS juga salah satu fans club sepak bola yang di akui oleh Arsenal.

Komite Nasional Donor Darah AIS Eddi Brokoli mengatakan, pandemi virus corona ini bukan menjadi tantangan bagi pihaknya untuk menghentikan kegiatan tahunan sebagai penyumbang langganan darah ke Palang Merah Indonesia (PMI). Pihaknya semakin semangat untuk mengajak member dan masyarakat luas untuk melakukan donor darah.

"Dari data yang saya terima penurunan stok darah selama pandemi COVID-19, mencapai 70% lebih rendah dibandingkan dengan bulan ramadan," kata Eddi dalam rilisnya Minggu (5/4/2020).

Meski tengah ada pandemi pihaknya masih banyak orang yang tetap harus hidup dengan bergantung pada transfusi darah, seperti pengidap thalasemia. Bahkan, saat ini terjadi peningkatan masyarakat yang terkena Demam Berdarah Dengue (BDB).

"Anjuran pemerintah untuk waspada dengan COVID-19 itu penting, namun kebutuhan darah dengan masyarakat mendonorkan darah itu juga suatu hal yang penting demi mempertahankan nyawa orang lain," ucapnya.

Menurut Eddi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya kegiatan sosial donor darah yang diadakan oleh AIS saat ini tidak di tempat yang terbuka luas untuk umum. AIS mementingkan, anjuran pemerintah untuk melaksanakan Social Distancing atau bahkan saat ini lebih kepada physical distancing.

"Kami akan mengadakan di Unit Donor Darah (UDD) PMI kota masing-masing. kalau sebelumya kita bisa mengadakan di store eiger, atau ball room hotel atau tempat umum lainnya namun sekarang tidak," uacapnya.

Eddi menjelaskan, pendonor tidak perlu khawatir untuk mendonorkan darahnya ditengah pandemi ini, sebab PMI sudah memiliki protokol dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) untuk melakukan donor ditengah pandemi.

"Kami menjamin dengan PMI ini member AIS dan masyarakat yang akan donor aman, dengan SOP yang diberlakukan," kata Eddi.

Tahun ini Eddi mengatakan, hanya AIS di 50 kota saja yang menggelar donor darah, dari tahun sebelumnya 66 kota diselenggaran secara serentak. Hal ini karena UDD PMI dibeberapa kota tempatnya menyatu dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sehingga sangat tidak memungkinan untuk diselenggarakan.

"Tahun sebelumnya kami mendapatkan 2.300 labu darah dari partisipasi yang mencapi 3.000 orang, baik member ais dan masyarakat," katanya.

Eddi menambhakan, tahun ini pihaknnya tidak menargetkan berapa jumlah raihan labu darah yang didapat, yang terpenting kata dia, bisa mendapatkan sebanyak-banyaknya dari kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah.

"Kami harap bisa mengajak masyrakat yang sudah biasa melakukan donor untuk kembali donor karena prosedur donor ditengah pandemi itu aman. Terlebih sebentar lagi menghadapi bulan puasa yang juga sering terjadi krisi darah," tuturnya.

Diketahui AIS rutin menggelar agenda bakti sosial dari sejak tahun 2015 rutin setiap tahun dengan penyelenggaraan seretak disetiap regional dari Aceh hingga Papua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demam berdarah
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top