Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Relaksasi Kredit Corona Berikan Dampak pada BUMD Keuangan Jawa Barat

Kebijakan relaksasi kredit sebagai bagian dari jaring pengaman sosial di tengah pandemi corona diprediksi akan mengoreksi kinerja BUMD keuangan yang sahamnya dimiliki Pemprov Jawa Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  20:29 WIB
Kepala Biro Investasi dan BUMD Jabar Noneng Komara - Bisnis/Wisnu Wage
Kepala Biro Investasi dan BUMD Jabar Noneng Komara - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG - Kebijakan relaksasi kredit sebagai bagian dari jaring pengaman sosial di tengah pandemi corona diprediksi akan mengoreksi kinerja BUMD keuangan yang sahamnya dimiliki Pemprov Jawa Barat.

Kepala Biro Investasi dan BUMD Jabar Noneng Komara mengatakan sejak kasus penyebaran ini ramai pihaknya sudah meminta pada 40 BUMD yang sahamnya dimiliki Pemprov Jawa Barat untuk menginventarisir dampak kasus ini pada bisnis mereka.

“Kami meminta rencana mitigasi resiko bisnis mereka akibat corona,” katanya kepada Bisnis, Senin (30/3/2020).

Menurutnya sejumlah BUMD dipastikan harus merevisi rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) yang sudah disetujui dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) triwulan IV lalu. BUMD yang bergerak di bidang perbankan seperti BJB dan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) dipastikan harus mengoreksi angka kredit mereka usai kebijakan relaksasi kredit lahir.

“BPR terutama, nonperforming loan [NPL] nilainya pasti akan meningkat, artinya mereka harus mengubah RKAP. Kelihatannya target di BUMD sektor perbankan tidak akan tercapai, jadi harus ada perubahan rencana dan upaya mitigasi,” tuturnya.

Pemprov Jabar sendiri saat ini memiliki saham di 15 BPR dan 14 lembaga keuangan mikro (LKM). Noneng memprediksi keuntungan yang dihasilkan BPR dan LKM pada 2019 lalu, kemungkinan akan merosot pada 2020 ini.

“Kalau kayak BPR dan BJB itu terkena langsung [relaksasi kredit], mudah-mudahan tidak jadi rugi. Tapi NPL pasti terganggu,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top