Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Jadwal Penutupan Mal di Kota Bandung

Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung ditutup guna meminimalisasi penyebaran COVID-19 di area usahanya. Pasalnya, di tempat perbelanjaan di Kota Bandung akan sangat rentan lantaran menjadi lokasi orang berkerumun.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  18:12 WIB
Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan usai adanya anjuran untuk menjaga jarak sosial dan beraktivitas dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta, Senin (23/3/2020). Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) juga memprediksi penurunan penjualan ritel kuartal pertama 2020 turun hingga 0,4 persen dibanding dengan kuartal pertama tahun lalu. Bisnis - Nurul Hidayat
Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan usai adanya anjuran untuk menjaga jarak sosial dan beraktivitas dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta, Senin (23/3/2020). Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) juga memprediksi penurunan penjualan ritel kuartal pertama 2020 turun hingga 0,4 persen dibanding dengan kuartal pertama tahun lalu. Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, BANDUNG -- Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung ditutup guna meminimalisasi penyebaran COVID-19 di area usahanya. Pasalnya, di tempat perbelanjaan di Kota Bandung akan sangat rentan lantaran menjadi lokasi orang berkerumun.

Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung telah menyatakan tutup sementara. Pusat perbelanjaan tersebut di antaranya:

Miko Mall 24 Maret s/d 10 April
Ciwalk 27 Maret s/d 9 April
Carrefour tutup 25 Maret s/d 08 April
King 27 Maret - 2 April
PVJ tutup 25 Maret - 8 April
Paskal 28 Maret s/d 10 April
BEC tutup 27 Maret - 9 April

Di sisi lain, pasar tradisional masih berjalan normal. Untuk meminimalisasi penyebaran COVID-19 di pasar tradisional, PD Pasar telah menyemprotkan disinfektan di 37 pasar tradisional. Tak hanya itu, PD Pasar juga menyiapkan tempat cuci tangan. PD Pasar juga menyediakan bilik disinfektan di beberapa pasar.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, untuk mencegah penyebaran COVID-19, Pemkot Bandung juga terus melakukan sejumlah upaya. Selain telah mengimbau warga melakukan physical distancing dan social distancing, Pemkot Bandung juga melakukan sejumlah upaya lainnya.

Salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan oleh Dinas Pemadam kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Dinas Kesehatan, Palang Merah Kota Bandung, dan PDAM Tirtawening. Diskar PB telah menyemprotkan disinfektan di hampir seluruh kawasan jalan kota.

Di beberapa ruas jalan petugas pemadam kebakaran perempuan atau yang biasa disebut Srikandi Damkar Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung menyemprotkan cairan disinfektan kepada para pengendara kendaraan bermotor yang berhenti di lampu merah.

Sementara itu, PDAM Tirtawening bakal terus menyemprotkan disinfektan hingga 31 Maret mendatang di sejumlah titik. Setiap harinya, PDAM Tirtawening menyemprotkan 30.000 liter disinfektan. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top