Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Cirebon Anggarkan Rp8,6 Miliar untuk Penanganan Wabah Corona

Pemerintah Kabupaten Cirebon, menganggarkan dana sebesar Rp8,6 miliar untuk penanganan wabah virus corona (COVID-19).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  16:31 WIB
Pemerintah Kabupaten Cirebon saat mengimbau kepada masyarakat terkait wabah COVID-19 di Jalan Fatahillah, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2020). - Bisnis/Hakim Baihaqi
Pemerintah Kabupaten Cirebon saat mengimbau kepada masyarakat terkait wabah COVID-19 di Jalan Fatahillah, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2020). - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon, menganggarkan dana sebesar Rp8,6 miliar untuk penanganan wabah virus corona (COVID-19). Anggaran yang masuk dalam anggaran tanggap darurat nonbencana alam tersebut, sudah ditandatangani oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi.

Imron mengatakan, itu dipergunakan guna melengkapi sarana prasarana dan alat pengaman diri (APD) tenaga medis. Kemudian, untuk memenuhi beberapa kebutuhan lainnya di Kabupaten Cirebon.

"Anggaran penanganan COVID-19 nonbencana alam, memang harus segera disediakan untuk mempercepat proses pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Cirebon. Kasatlak BPBD juga sudah saya suruh tandatangan pas hari Jumat kemarin," kata Imron di Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2020).

Dikatakan Imron, Pandemi COVID-19 yang mewabah di Indonesia dan beberapa negara lain di dunia merupakan kondisi yang darurat, sehingga, sebagai kepala daerah harus segera merespon dan berupaya menghentikan wabah.

Bila anggaran sebesar Rp8,6 miliar masih kurang untuk upaya penanganan wabah ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengaku siap menambah alokasi anggaran. Terlebih, kabupaten ini merupakan salah satu zona merah penyebaran COVID-19.

"Anggaran tersebut bersumber dari anggaran tanggap darurat non bencana alam, jadi diluar anggaran program lain yang sudah direncanakan. Tetapi kalau mendesak, anggaran lain bisa ditangguhkan untuk kepentingan masyarakat banyak," katanya.

Berdasarkan informasi dari Pusat Data dan Informasi COVID-19 Kabupaten Cirebon, hingga saat ini tercatat sudah ada 100 orang dalam pemantauan (ODP), 31 orang masih pemantauan, sedangkan 69 lainnya selesai pemantauan.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Cirebon, mencapai 22 orang, 19 orang masih dirawat dan 3 orang lainnya sudah sehat dan diperbolehkan untuk pulang.

Sedangkan 1 orang warga Kabupaten Cirebon yang positif mengidap COVID-19, saat ini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Gunung Jati, kondisi pasien pun semakin membaik.

Untuk informasi lebih lanjut terkait COVID-19 di Kabupaten Cirebon, masyarakat bisa mengakses covid.19.cirebonkab.go.id dan menghubungi (0231) 8800119 atau 081998800119. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top