Dinkes Cirebon Semprot Disinfektan di Gedung Dinas yang Layani Masyarakat

Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melayani masyarakat, untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  21:40 WIB
Dinkes Cirebon Semprot Disinfektan di Gedung Dinas yang Layani Masyarakat
Petugas Dinkes Kabupaten Cirebon, melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melayani masyarakat, untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melayani masyarakat, untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Sejumlah gedung SKPD yang disemprot disinfektan oleh petugas yakni, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Samsat Sumber.

Pantauan Bisnis.com, Selasa (17/3/2020), di Kantor Disdukcapil Kabupaten Cirebon, penyemprotan dilakukan disejumlah titik, di antaranya tempat tunggu, tempat perekaman, tempat pencetakan, dan ruang operator.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, penyemprotan itu merupakan salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona dan memberikan rasa aman untuk masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan.

“Diharapkan tidak ada penyebaran kepada petugas dan masyarakat. Apalagi di Disdukcapil, orang yang biasa datang bisa sampai 1000 orang,” kata Enny.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, di Kabupaten Cirebon ada 7 orang dalam pengawasan (ODP) dan 73 orang dalam pemantauan (ODP). “Satu orang positif yang sudah semakin membaik,” katanya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Mohamad Syafrudin, mengatakan, penyemprotan yang dilakukan oleh Dinkes Kabupaten Cirebon merupakan ikhtiar untuk mencegah penyebaran virus yang meresahkan masyarakat itu.

Sebelum adanya wabah virus tersebut, Disdukcapil Kabupaten Cirebon, mampu melayani sebanyak 800 sampai 1000 orang. Namun saat ini, hanya dibatasi sebanyak 200 orang saja.

“Untuk mengurangi pembludakan, akte dan beberapa dokumen lain bisa dilakukan secara online. Kemudian seperti layanan pindah legalisir, perbaikan data, dan yang tidak urgensi, dilakukan setelah semuanya aman,” katanya. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cirebon

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top