Pedagang Pasar Sumber Keluhkan Pembangunan Lapak Berkanopi di Area Parkir Pasar

Sejumlah pedagang Pasar Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan, keberadaan pedagang lainnya karena membangun kios berkanopi di halaman parkir.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  20:23 WIB
Pedagang Pasar Sumber Keluhkan Pembangunan Lapak Berkanopi di Area Parkir Pasar
Pembangunan lapak berkanopi di area parkir Pasar Sumber - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Sejumlah pedagang Pasar Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan, keberadaan pedagang lainnya karena membangun kios berkanopi di halaman parkir.

Hal tersebut menyebabkan masyarakat lebih memilih membeli kebutuhan di luar gedung pasar.

Salah seorang pedagang di gedung Pasar Sumber, Rusdi (31), menyebutkan, pemasangan kanopi yang dilakukan oleh pedagang di luar pasar menyebabkan sepinya aktivitas di dalam gedung pasar.

"Kami khawatir ini ada pengaruh dengan pendapatan. Karena di luar pasar semakim dipercantik dengan adanya kanopi," kata Rusdi di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (11/2/2020).

Pedagang di luar gedung Pasar Sumber, Dayat (50), mengatakan, pembagunan kanopi untuk melindungi dari panas dan hujan tersebut merupakan kesepakatan bersama para pedagang. Dilakukan dengan cara patungan.

Dayat menambahkan, para pedagang diminta uang sebesar Rp 700 ribu oleh koordinator pedagang di luar gedung Pasar Sumber.

"Tujuannya biar lebih rapih, daripada pakai terpal cepat rusak. Pembayaran untuk 700 ribu bisa dicicil, sebesar lima ribu," kata Dayat.

Kepala Pasar Sumber, Didi Sunedi, menyebutkan, pembangunan kanopi untuk tempat naungan yang dilakukan oleh para pedagang tidak berkoordinasi dahulu dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dari hasil penelusuran, ada 100 kios berkanopi.

Dedi mengatakan, dalam perjanjian awal beberapa waktu, para pedagang dilarang untuk membangun bangunan permanen di luar gedung pasar. Pihaknya meminta untuk segera dibongkar.

"Di luar tidak boleh pakai penutup permanen, kecuali payung buka tutup," katanya. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cirebon

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top