Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garut akan Bangun SMP di Pelosok Tahun Ini

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, segera mewujudkan pembangunan SMP kelas jauh di Kecamatan Talegong daerah pelosok Garut yang selama ini ratusan siswa menumpang belajar di sekolah lain.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  20:05 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman - Antara
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman - Antara

Bisnis.com, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, segera mewujudkan pembangunan SMP kelas jauh di Kecamatan Talegong daerah pelosok Garut yang selama ini ratusan siswa menumpang belajar di sekolah lain.

"Kami upayakan untuk segera diwujudkan, tahun ini 2020 pokoknya sudah bisa dibangun," kata Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman kepada wartawan di Garut, Kamis (6/2/2020).

Ia menuturkan, siswa SMP kelas jauh SMP Negeri 1 Talegong di Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong sejak 2005 mengharapkan bangunan sekolah yang nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Adanya tuntutan siswa itu, kata Helmi, pihaknya langsung menginstruksikan Dinas Pendidikan Garut untuk segera melengkapi persyaratan pembangunan sekolah agar para siswa tidak lagi menumpang belajar di SDN 3 Sukamaju.

"Kami upayakan untuk bangun USB (unit sekolah baru), jadi nanti akan misah dari SMP induknya yaitu SMPN 1 menjadi SMPN 3 Talegong," katanya.

Menurut dia, sekolah kelas jauh itu sudah layak dan memenuhi persyaratan untuk menjadi USB karena jumlah siswanya sudah lebih dari seratus siswa.

Sedangkan syarat menjadi USB, kata dia, minimal jumlah siswanya 32 orang per kelas, sedangkan saat ini di SMP kelas jauh itu siswanya mencapai 160 orang.

"Jumlah siswanya sudah memenuhi syarat, makanya ini harus jadi USB," katanya.

Ia menyampaikan, Pemkab Garut siap membantu pengadaan tanah hingga 6 ribu meter persegi sesuai permintaan Kementerian Pendidikan untuk syarat pembangunan sekolah.

Besaran dana untuk pembangunan sekolah itu, kata dia, sebesar Rp1,2 miliar untuk enam kelas, setiap kelasnya dialokasikan anggaran Rp200 juta.

"Satu kelas anggaran pembangunannya sekitar Rp200 juta, kalau enam kelas total Rp1,2 miliar, masih bisa dianggarkan Pemkab," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garut

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top