Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Iwa Tolak Lakukan Pembelaan, Sidang Langsung ke Pembuktian

Sekda Jabar nonaktif, Iwa Karniwa memilih sidang kasus dugaan suap proyek Meikarta berlanjut ke agenda pembuktian dibanding melakukan pembelaan atau eksepsi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  14:53 WIB
Iwa Tolak Lakukan Pembelaan, Sidang Langsung ke Pembuktian
Sidang perdana Iwa Karniwa dalam kasus suap Meikarta - Bisnis/Wisnu Wage
Bagikan

Bisnis.com,BANDUNG—Sekda Jabar nonaktif, Iwa Karniwa memilih sidang kasus dugaan suap proyek Meikarta berlanjut ke agenda pembuktian dibanding melakukan pembelaan atau eksepsi.

Hal ini terungkap usai sidang dakwaan Iwa Karniwa di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (13/1/2020).Dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan itu, Iwa Karniwa tidak mengajukan eksepsi dan memilih melanjutkan agenda pembuktian pada pekan depan.

Iwa setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya memutuskan untuk tidak mengajukan eksepsi atau keberatan meski merasa ada yang tidak tepat dalam dakwaan jaksa.

“Kami menilai ada yang tidak sesuai dengan dakwaan. Namun, kami tidak akan mengajukan eksepsi. Nanti langsung ke agenda pembuktian,” kata Anton Sulton, kuasa hukum Iwa.

Anton mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan dakwaan dari pembuktian persidangan yang rencananya akan menghadirkan 30 orang saksi tersebut. “Kita lihat nanti, karena Pak Iwa tadi merasa ada dakwaan yang tidak tepat,” katanya.

Persidangan yang dipimpin majelis Hakim Daryanto dan dua anggota majelis hakim Marsidi Nawawi dan Sudira itu akan dilanjutkan pada senin pekan depan. Iwa Karniwa sendiri memilih untuk tidak berkomentar saat meninggalkan ruangan sidang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suap Meikarta
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top