ITB Anugerahkan Doktor HC untuk Jusuf Kalla

Gelar ini diberikan kepada seseorang yang memiliki karya nyata yang mengandung nilai inovatif, pemikiran, dan gagasan atau penilitian, serta pengembangan konsep-konsep orisinal.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  11:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Institut Teknologi Bandung menggelar Sidang Terbuka Penganugerahan Doktor Honoris Causa M. Jusuf Kalla di Aula Barat Kampus ITB, Bandung, Senin (13/1/2020).

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia itu dianugerahi Doktor HC atas inovasi yang telah dilakukannya dalam meningkatkan produktivitas sistem, baik sistem itu perusahaan maupun institusi publik atau pemerintahan.

Ketua Tim Promotor Abdul Hakim Halim mengatakan, ITB memiliki kebijakan pemberian gelar doktor kehormatan dengan tujuan mendorong masyarakat dan bangsa Indonsia untuk berprestasi dalam memberikan sumbangan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Menurutnya gelar ini diberikan kepada seseorang yang memiliki karya nyata yang mengandung nilai inovatif, pemikiran, dan gagasan atau penilitian, serta pengembangan konsep-konsep orisinal. Karya tersebut juga terbukti bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat, perkembangan kebudayaan bangsa, kemanusiaan, perkembangan ilmu pengetahuan, dan seni.

"Berdasarkan karya-karya inovatif, rekam jejak dan kearifan serta ketentuan penerima gelar Doktor Kehormatan yang tercantum dalam SK Senat Akademik ITB nomor 43/SK/K01-SA/2003, Tim Promotor Berkesimpulan dengan penuh keyakinan bahwa M. Jusuf Kalla sangat layak untuk mendapat gelar Doktor Kehormatan dari ITB dalam bidang produktivitas," katanya dalam laporan pertanggungjawaban.

Pada kesempatan ini, Jusuf Kalla menyampaikan ucapan terima kasihnya atas penganugerahan ini. Dia pun berpesan kepada sivitas akademika ITB agar jangan pernah berhenti melakukan dan menebar inovasi. "Anda semua adalah generasi terbaik bangsa. Anda adalah lokomotif kemajuan di mana bangsa ini berharap peran besar ITB sebagai inisiator dan motor penggerak produktivitas," katanya.

Sementara itu, Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengatakan, bagi ITB penganugerahan ini memiliki arti tersendiri yang sangat besar, terutama karena berkesempatan memberikannya kepada putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan kehidupannya bagi kemajuan dan kesehjateraan bangsa Indonesia.

"Saya berharap agar penganugerahan gelar Doktor Kehormatan kepada Dr. (Hc) M. Jusuf Kalla ini menjadi awal dari gerakan nasional produktivitas dalam rangka menyongsong bonus demografi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
itb, jusuf kalla

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top