Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Abrasi Karawang Makin Parah, Ratusan Keluarga Direlokasi

Ratusan keluarga akan direlokasi menyusul terjadinya abrasi pantai di wilayah pesisir Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 November 2019  |  16:09 WIB
Pantai Karawang, Jawa Barat, mengalami abrasi. - Antara/Alu Khumaini
Pantai Karawang, Jawa Barat, mengalami abrasi. - Antara/Alu Khumaini

Bisnis.com, KARAWANG – Ratusan keluarga akan direlokasi menyusul terjadinya abrasi pantai di wilayah pesisir Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Sebanyak 299 keluarga yang terkena dampak abrasi siap direlokasi," kata Kepala Desa Cemarajaya Yong Lim Supardi di Karawang, Rabu (27/11/2019).

Mereka yang akan direlokasi ialah warga Dusun Pisangan, Dusun Cemara 1, serta Dusun Cemara 2. Pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten setempat rencananya akan merelokasi ratusan warga itu dengan membangun rumah susun di Dusun Sekom.

Dia mengatakan ratusan warga harus direlokasi karena tempat tinggal mereka terancam abrasi pantai. Bahkan saat ini ada rumah warga yang bagian belakangnya sudah tergerus abrasi pantai.

Artinya, sebagian rumah warga itu sudah hancur tergerus abrasi, dan bibir pantai sudah berada tepat di belakang rumah warga.

Menurut Yong Lim, abrasi Pantai Cemarajaya berlangsung sejak lama. Kondisinya cukup parah hingga banyak rumah warga yang tergerus abrasi.

"Abrasi pantai sudah terjadi sejak 1990-an, jadi ya sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu. Kalau rumah, sudah banyak yang hilang (tergerus abrasi)," ucapnya.

Dia menambahkan sudah cukup luas daratan yang hilang akibat abrasi, yaitu mencapai 200 hingga 300 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abrasi karawang

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top