Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil Rangkul Mantan Napi Teroris di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menjadikan strategi pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari program deradikalisasi yang menjadi prioritas pemerintah.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 31 Oktober 2019  |  12:43 WIB
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage Pamungkas
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage Pamungkas

Bisnis.com, BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menjadikan strategi pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari program deradikalisasi yang menjadi prioritas pemerintah.

Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan puluhan mantan napi teroris yang berikrar tidak kembali pada dunia yang salah. 

“Tapi [mereka] mohon dibantu ekonominya. Pokoknya saya rangkul, kami akan kasih modal, mereka akan menggunakan modal itu untuk pertanian, UMKM, dan mereka mau bantu mengkampanyekan deradikalisasi di Jabar,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (31/10/2019). 

Menurut Ridwan Kamil upaya deradikalisasi akan optimal dan lebih mengena jika mantan teroris terlibat dalam program ini. “Inilah kesempatan saya menggunakan politik merangkul ya bukan menjauhi supaya mereka tidak kembali lagi karena satu dan hal lain lagi,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mencatat mantan napi teroris yang ada di Jabar jumlahnya cukup besar dan tersebar di sejumlah daerah. “Ada puluhan dari Bogor sampai Garut banyak. Di tempat masing-masing mereka mengembangkan dirinya,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengaku tidak membicarakan hal ini saat bertemu makan malam dengan Mendagri Tito Karnavian, Rabu (30/10/2019). “Sama Pak Tito cuma ngobrol mengucapkan selamat aja,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terorisme ridwan kamil Deradikalisasi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top