Jabar Minta 'Utang' Arief Yahya Dilunasi Wishnutama

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama membayar “utang” Arief Yahya yang belum terealisasi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 Oktober 2019  |  14:47 WIB
Jabar Minta 'Utang' Arief Yahya Dilunasi Wishnutama
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama

Bisnis.com, BANDUNG—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama membayar “utang” Arief Yahya yang belum terealisasi.

Kadisparbud Jabar Dedi Taufik mengatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya menjanjikan mengawal khusus pengajuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pangandaran dan Cikidang agar ditetapkan oleh Kemenko Perekonomian pada tahun ini.

Namun janji itu menurutnya belum terealisasi sampai Arief digantikan Wishnutama yang berpasangan dengan Angela Tanoesoedibjo sebagai wakil menteri. “Janji Pak Arief mengawal khusus, tapi belum terealisasi. Kami minta pengajuan KEK ini didorong dan diprioritaskan oleh Menteri dan Wakil Menteri yang baru,” katanya ketika dihubungi, Jumat (25/10/2019).

Jabar menurutnya saat ini tengah mendorong tiga KEK pariwisata untuk ditetapkan oleh pemerintah, yakni Pangandaran, Cikidang Sukabumi dan Lido Sukabumi. KEK menjadi penting bagi tulang punggung pariwisata Jabar mengingat provinsi ini tidak masuk dalam daftar 10 Bali Baru yang akan didorong oleh pemerintah.

“Pak Gubernur [Ridwan Kamil] sudah menetapkan Jabar sebagai provinsi pariwisata. Tapi karena Jabar tidak masuk dalam 10 Bali Baru maka kami mendorong perwujudan KEK untuk menjadi penggerak ekonomi pariwisata Jabar,” ujarnya.

Wishnutama dan Angela diyakini Dedi bisa mengakselerasi pariwisata Jabar mengingat sokongan provinsi ini pada daya tarik dan kunjungan wisatawan sangat tinggi. Memiliki 1.924 destinasi wisata mulai dari alam hingga buatan, pihaknya meminta Jabar diberikan dukungan penuh. “Apalagi Pak Menteri [Wishnutama] sudah mengatakan akan menggenjot devisa dari sektor wisata,” katanya.

Dedi memastikan dukungan yang dibutuhkan pariwisata Jabar sesuai dengan perintah Presiden Jokowi agar infrastruktur dan akses yang mendukung pariwisata dibenahi baik oleh Kemenparkeraf, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat hingga Kementerian Perhubungan. “Kami butuh dukungan strategi penguatan infrastruktur dan investasi,” ujar Dedi.

Jabar sendiri dipastikan akan mendukung program-program baru yang disiapkan Wishnutama dan Angela. Bicara event, pihaknya mengaku sudah memiliki ratusan agenda pariwisata yang disusun bersama 27 kabupaten/kota.

“Kami harap kerjasama daerah dan pusat yang sudah dibangun selama ini ada komitmen dari menteri baru untuk dilanjutkan kembali,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top