Ridwan Kamil Mulai Gulirkan B.J. Habibie Jadi Nama Bandara Kertajati ke Netizen

Munculnya usulan nama Presiden RI ke-3 B.J. Habibie diabadikan menjadi nama Bandara Kertajati, mulai digulirkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil melalui sejumlah akun sosial medianya.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 20 September 2019  |  13:03 WIB
Ridwan Kamil Mulai Gulirkan B.J. Habibie Jadi Nama Bandara Kertajati ke Netizen
Ruang tunggu penumpang di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. - Antara

Bisnis.com, BANDUNG--Munculnya usulan nama Presiden RI ke-3 B.J. Habibie diabadikan menjadi nama Bandara Kertajati, mulai digulirkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil melalui sejumlah akun sosial medianya.

Menyandingkan foto Bandara Kertajati dan B.J. Habibie, Ridwan Kamil sejak Kamis (19/9/2019) kemarin meminta jawaban dari netizen apakah setuju dengan usulan mengabadikan nama tersebut.

"Apakah netizen setuju khususnya yang warga Jawa Barat setuju jika Bandara Internasional Kertajati didedikasikan menjadi Bandara Internasional BJ Habibie?" katanya di akun instagram, twitter maupun fanpage facebooknya.

Pertanyaan itu mengundang ribuan komentar, mayoritas menyatakan setuju Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengabadikan Habibie sebagai nama pengganti Bandara Kertajati. Tentu komentar kontra juga muncul. Di akun instagram @ridwankamil saja, tercatat ada 55 ribu komentar.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum sendiri menyerahkan pergantian nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kepada hasil kesepakatan bersama. Baik menjadi Bandara Internasional B.J. Habibie maupun nama tokoh daerah Majalengka, seperti Abdul Halim dan Sunan Gunung Jati Cirebon.

"Nama-nama tokoh daerah seperti Abdul Halim atau Sunan Gunung Jati bisa dipertimbangkan, silakan kita bicarakan bersama," katanya dalam rilis yang diterima, Jumat (20/9/2019).

Menurut Uu, pergantian nama BIJB Kertajati menjadi Bandara Internasional B.J. Habibie memiliki pertimbangan. Pertama, presiden ketiga Indonesia tersebut berkontribusi besar terhadap perkembangan dirgantara Indonesia dan Jawa Barat.

B.J. Habibie, kata Uu, sukses membuat dan menerbangkan pesawat hasil karyanya CN-235 di Bandung. Kemudian, pesawat itu menjadi awal kejayaan penerbangan Indonesia.

"Nama B.J. Habibie selain sebagai bentuk penghormatan dan Bapak Penerbangan Indonesia juga memiliki kaitan dengan Jabar," katanya.

"Pabrik pesawat ada di Jawa Barat yaitu PT DI, beliau juga pernah jadi Dirut (Direktur Utama). Saat menerbangkan pesawat CN-235 yang menjadi awal kejayaan kedirgantaraan Indonesia berlokasi di Bandung," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara kertajati

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top