Ridwan Kamil Ingatkan Anggota DPRD Jabar Baru Penyusunan Anggaran Sudah Tak Lagi Tertutup

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta 120 anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 melupakan kompetisi dan perbedaan pilihan politik dan bersama-sama membangun Jawa Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 September 2019  |  12:23 WIB
Ridwan Kamil Ingatkan Anggota DPRD Jabar Baru Penyusunan Anggaran Sudah Tak Lagi Tertutup
Pelantikan 120 anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta 120 anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 melupakan kompetisi dan perbedaan pilihan politik dan bersama-sama membangun Jawa Barat.

Ridwan Kamil mengatakan dalam sambutannya bangsa ini memiliki banyak pekerjaan rumah, begitupun dengan Jawa Barat.

"Berbagai tantangan harus segera diselesaikan melalui pola pikir, pola kerja dan pengambilan keputusan dengan mengedepankan kepentingan rakyat, serta sejalan dengan peraturan perundang-undangan dan azas-azas keadilan,” katanya di Gedung Merdeka, Bandung, Senin (2/9/2019).

Menurutnya berkaitan dengan hal itu, anggota dewan yang baru dilantik akan menjadi harapan baru bagi rakyat dalam perjuangan meningkatkan kesejahteraan hidupnya, dalam menegakkan supremasi hukum, serta dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani. “Hari ini harus menjadi momentum perubahan bagi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat masa jabatan tahun 2019-2024 agar makin lebih baik lagi,” tuturnya.

Pihaknya mencatat setidaknya ada tiga hal yang menjadi fokus pengabdian anggota dewan. Pertama, melindungi dan memperjuangkan kepentingan rakyat melalui fungsi legislasi DPRD. Memimpin dengan keteladanan serta menyediakan waktu untuk bertanya dan berdialog dengan rakyat, baik melalui jaring aspirasi maupun saat reses.

“Saat ini proses komunikasi tersebut bisa kita lakukan tidak hanya melalui media konvensional tatap muka, tapi juga melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti media sosial, maupun media massa,” tuturnya.

Kedua, memaksimalkan peran dalam pelaksanaan fungsi budgeting atau penyusunan anggaran untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Di era digital seperti saat ini sudah bukan masanya lagi proses penyusunan anggaran dilaksanakan secara tertutup, tidak partisipatif dan pragmatif.

“Apalagi berperilaku koruptif. Saya sangat yakin dan percaya bapak/ibu adalah orang-orang terpilih dan punya integritas yang tinggi dalam menjaga amanah 48,7 juta penduduk Jawa Barat, sesuai sumpah jabatan yang telah diucapkan,” katanya.

Ketiga, terkait dengan fungsi pengawasan anggota DPRD pihaknya yakin para anggota dewan yang terhormat akan menjalankan fungsi ini dengan niat yang tulus dan sepenuh hati demi berlangsungnya proses kontrol yang seimbang terhadap pelaksanaan tugas eksekutif, dalam menjalankan manajemen pemerintahan dan pembangunan di daerah.

Pihaknya juga mengingatkan bahwa perhelatan kompetisi politik sudah selesai dan mengajak anggota dewan tuyrut fokus menyatukan kebersamaan membangun jawa barat juara lahir dengan inovasi dan kolaborasi.

“Kami ingin menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai daerah percontohan pembangunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Program yang baik pada pemerintahan sebelum kami akan kami lanjutkan. Kami juga senantiasa membuka diri dalam menerima masukan, aspirasi dan kritik membangun dari semua elemen masyarakat dan anggota DPRD Jawa Barat,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top