Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Progres Pengerjaan Wetland Park Dikebut

Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  18:59 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswand (kiri) memaparkan progres pembangunan Wetland Park, Kamis (27/6 - 2019).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswand (kiri) memaparkan progres pembangunan Wetland Park, Kamis (27/6 - 2019).
 
Bisnis.com, BANDUNG — Pengerjaan Wetland Park terus dikebut. Saat ini progres pengerjaan sudah sampai tahap penyelesaian jalan utama dan kolam.
 
"Progres sampai kemarin ke lapangan, pertama jalan utama sudah beres, kemudian 12 kolam sudah dikeruk, kedalamannya sudah dan sekarang tinggal proses pembuatan dinding. Sisanya selesai hari ini," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (27/6/2019).
 
Didi mengatakan, kedalaman kolam beragam. Namun, kolam tersebut dapat menampung air dari Sungai Ciloa dengan kapasitas ribuan meter kubik apabila tengah memasuki musim penghujan.
 
"Kedalaman 2 meter dan bervariasi kalau tidak hujan bisa nampung sekitar 500 meter kubik. Kalau penuh bisa menampung sekitar 2.000 meter kubik. Itu kolamnya saja. Kalau sama jalan dan area lainya bisa lebih," ujarnya.
 
Didi mengingatkan, keberadaan Wetland Park berperan sebagai kolam retensi ketika datang musim hujan. Seluruh area Wetland Park bakal dioptimalkan untuk menjadi tempat parkir air sementara agar tidak membludak saat turun ke hilir memasuki area pemukiman dan jalan.
 
Untuk itu, Didi menghimbau kepada masyarakat jika sudah terlihat mendung di wilayah utara sebaiknya segala aktivitas di Wetland Park harus dihentikan. 
 
Karena, sambung dia, aliran air yang datang ke Sungai Ciloa tidak bisa diprediksi. Begitupun dengan volume air yang bakal ditampung oleh Wetland Park.
 
"Karena fungsinya parkir air, jadi kalau di utara sudah mendung dan hujan maka tempatnya dikosongkan karena untuk menampung air. Makanya nanti kalau jalannya sampai tergenang juga karena memang itu fungsinya. Nanti kita pikirkan apakah ada petugas yang disiapkan di atas. Kalau pas kemarau itu kan fungsi wisata dan edukasinya yang kuat," bebernya.
 
Didi menegaskan, pembuatan Wetland Park merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam mengatasi masalah banjir. Selain ditampung, kawasan Wetland Park juga tetap menjadi area resapan air di wilayah utara Kota Bandung.
 
Meski begitu, Didi mengatakan, pembuatan kolam retensi di Wetland Park bukanlah solusi tunggal yang mutlak secara instan bakal meredam banjir di Kota Bandung. 
 
Menurutnya, DPU juga tengah melakukan upaya lainnya, termasuk pembuatan drum pori yang dikejar bisa membuat lebih dari 500 buah selama tahun ini.
 
"Jangan ada anggapan dengan ini banjir selesai, ini baru satu sungai, jadi kita akan cari lagi lahan Pemkot yang berdekatan dengan sungai. Kedua kita garap juga pembuatan drum pori," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar jabar
Editor : Emanuel B. Caesario
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top