Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Belum Ada Rencana KPK Memanggil Menteri Jokowi, Kecuali Menag

Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 April 2019  |  11:58 WIB
Basaria Panjaitan
Basaria Panjaitan

Bisnis.com,BANDUNG—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berencana memanggil menteri-menteri Jokowi yang tersangkut sejumlah dugaan kasus korupsi.

Sejumlah menteri Jokowi mulai disebut dalam kasus yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam dugaan kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama dengan tersangka Romahurmuzzy.

Kemudian kasus dugaan suap yang menimpa Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso yang menyebut uang serangan fajar berasal dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan pihaknya belum berencana memanggil sejumlah menteri kecuali Menag Lukman Hakim. “Kayanya enggak ada deh [menteri lain yang akan dipanggil],” katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (29/4/2019).

Menurutnya hanya Lukman yang sudah dijadwalkan KPK untuk dimintai keterangan namun untuk itupun pihaknya masih melakukan penjadwalan ulang. “Yang kementerian Agama memang sudah dijadwalkan tapi karena yang bersangkutan masih sibuk nanti kita jadwalkan kembali,” paparnya.

Basaria memastikan sejauh ini pihak KPK hanya memeriksa Lukman karena kasus dugaan suap melibatkan institusi kementerian tersebut. Untuk Enggartiasto pihaknya mematikan belum ada rencana. “Ya sementara hanya itu, yang berhubungan dengan kasus kementerian,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top