Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aher: Di Wilayah Gubernur Jawa Barat LGBT Tidak Boleh Ada

Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Mei 2017  |  09:40 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendukung langkah Polda Jabar membentuk satgas khusus untuk menangani kemungkinan aktivitas menyimpang Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) terjadi di Jawa Barat.

Heryawan mengatakan pihaknya mendukung karena LGBT bisa mengganggu ketentraman publik.

"Kita kan yang ketat terhadap adat istiadat kearifan lokal dan agama, tentu tidak membenarkan terjadi pernikahan sesama jenis, itu adalah sebuah penyimpangan sosial, penyimpangan agama,"katanya di Bandung, Jumat (26/5/2017).

Pihaknya pun akan terus berkoordinasi dengan Polda Jabar terkait kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Ia menilai, LGBT merupakan penyimpangan yang tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan, sosial, maupun agama. Sehingga tidak ada pembenaran untuk segala aktifitas LGBT.

Untuk itu dirinya menilai, larangan tersebut bukan hanya untuk masyarakat Jabar, namun diluar Jabar pun pasti menganggap LGBT merupakan bentuk penyimpangan.

"Tentu ini adalah penyimpangan, bukan atas nama Jabar saja, atas nama nilai kemanusiaan, nilai agama yang tidak membenarkan hal itu , di jabar maupun diluar jabar, harus tidak diterima, harus tidak dibenarkan, khususnya diwilayah Gubernur Jawa Barat tidak boleh ada," tegasnya.

Ia menambahkan, kalupun nantinya ada, maka masyarakat tersebut harus segera dibina, sehingga akan kembali kepada prilaku yang sebenarnya sebagai manusia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top