Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Bandung, Mendagri Tjahjo Kumolo Beberkan Dana Siluman APBD DKI

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menekankan agar Pemprov Jabar dan 27 kab/kota berhati-hati dengan potensi korupsi akibat perencanaan pembangunan yang tidak baik.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 April 2015  |  12:48 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo - Antara
Mendagri Tjahjo Kumolo - Antara

Bisnis.com, BANDUNG--Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menekankan agar Pemprov Jabar dan 27 kab/kota berhati-hati dengan potensi korupsi akibat perencanaan pembangunan yang tidak baik.

Mendagri yang mendapat kesempatan berbicara dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2016 Pemprov Jabar di Hotel Horison, Bandung, Kamis (2/4/2015) menyoal soal kisruh APBD DKI Tahun Anggaran 2015.

"Tidak mungkin ada anggaran diselundupkan Rp 12 triliun dituduhkan pada anggota DPRD. Itu pasti main mata dengan oknum birokrat," katanya.

Menurutnya dana siluman APBD DKI setelah ditelusuri dan diteliti oleh Kemendagri menunjukan angka yang jauh fantastis atau lebih tinggi dari yang dituduhkan. "Rp 7,6 triliun tambahan itu setelah diteliti Kemendagri. Ini sudah pasti nggak mungkin main sendiri," katanya.

Kejadian di DKI menurut Tjahjo harus jadi cerminan bagi seluruh daerah untuk menetapkan skala prioritas penggaran dengan baik. Terkait dana siluman saat ini sudah ada proses hukum polisi dan KPK. Ada juga proses politik di DPRD DKI lewat hak angket.

"Tapi di sisi pemerintah anggaran daerah jangan sampai tersandera oleh manuver hukum dan politik. Ini harus tetap berjalan," ujarnya.

BACA JUGA:

Pengakuan Jujur Tjahjo Kumolo Soal Jabatan Menterinya

Petisi Turunkan Jokowi Sudah Didukung Lebih 4.000 Akun

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Yanto Rachmat Iskandar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top