Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SUZUKI Luncurkan Pikap Mega Carry Extra

BANDUNG (bisnis-jabar.com)-- PT Suzuki Indomobil Sales terus memperkuat pasar mobil pikap dengan meluncurkan Suzuki Mega Carry Extra yang memiliki kapasitas luas dan lapang.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 21 Oktober 2012  |  10:18 WIB
BANDUNG (bisnis-jabar.com)-- PT Suzuki Indomobil Sales terus memperkuat pasar mobil pikap dengan meluncurkan Suzuki Mega Carry Extra yang memiliki kapasitas luas dan lapang. Peluncuran varian ini digelar di kantor PT Nusantara Jaya Sentosa, diler utama Suzuki untuk wilayah Bandung di Leuwipanjang, Jumat malam lalu. Stefanus Asiantara, Area Representatif PT Suzuki Indomobil Sales Jabar, mengatakan kehadiran Mega Carry Extra ditargetkan agar Suzuki tetap memimpin pasar pikap. “Kami sudah merebut 50% lebih market share pikap nasional,” katanya. Sedangkan di Jabar, Suzuki sukses meraih market share pikap low sebesar 32,75%. “Kami menargetkan khusus Suzuki Mega Carry dan Suzuki Mega Carry Extra, sampai akhir 2012 terjual 50 unit per bulan,” katanya. Menurut Efan, 50 unit ini terbagi antara Mega Carry sebanyak 20 unit dan Mega Carry Extra sebanyak 30 unit. “Tahun depan kami menargetkan penjualan keduanya bisa mencapai 100 unit per bulan,” katanya. Target ini dia optimistis bisa tercapai jika pasokan dan kapasitas produksi varian tersebut terus ditambah Suzuki. “Permintaannya cukup tinggi, sekarang saja untuk Mega Carry Extra indentnya mencapai 1,5 bulan,” katanya. Mobil niaga yang memiliki bak luas ini untuk pasar Bandung dibandrol Rp102.500.000, tersedia dalam tiga pilihan warna yakni hitam, putih dan biru. Varian yang diekspor ke sejumlah negara ini rencananya akan menyasar pasar sub urban Bandung seperti Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Priangan Timur. (ajz)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Wisnu Wage Pamungkas
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top