Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sepanjang 2024, 11.526 Warga Indramayu Bekerja ke Luar Negeri

BP2MI mencatat Kabupaten Indramayu kembali menjadi penyumbang pekerja migran Indonesia (PMI) terbanyak sepanjang semester I/2024.
Pekerja migran di stadion Piala Dunia/AP
Pekerja migran di stadion Piala Dunia/AP

Bisnis.com, CIREBON - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat Kabupaten Indramayu kembali menjadi penyumbang pekerja migran Indonesia (PMI) terbanyak sepanjang semester I/2024.

Menyitir data BP2MI, jumlah PMI dari Kabupaten Indramayu sepanjang periode tersebut sebanyak 11.526 orang. 

Jumlah PMI asal Kabupaten Indramayu yang berangkat menjadi PMI terbanyak pada Maret 2024 sebanyak 2.119 orang. Sementara, paling sedikit pada Februari hanya 1.580 orang.

Negara tujuan para dari PMI Kabupaten Indramayu yakni, Jepang, Arab Saudi, Turki, Maladewa, Taiwan, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Inggris. 

Pekerjaan yang paling diminati oleh PMI asal kota mangga ini di antaranya, asisten rumah tangga, pengasuh, pekerja perkebunan, pekerja konstruksi, operator produksi, pekerja manufaktur, dan penangkap ikan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Indramayu Nina Agustina menyebutkan pemerintah daerah terus melakukan upaya untuk menekan angka warga yang berangkat menjadi PMI.

Upaya yang dilakukan di antaranya, melalui Perempuan Berdikari (Peri). Program tersebut bertujuan untuk memberikan program keterampilan kepada mantan PMI.

“Program Peri merupakan sebuah program pemberdayaan ekonomi yang diberikan bagi perempuan purna PMI asal Indramayu. Kami berikan pelatihan kewirausahaan, pendampingan dan fasilitasi akses permodalan melalui perbankan yaitu dari BJB Cabang Indramayu," kata Nina.

Nina mengklaim, program Peri mendapatkan respon positif dari para purna PMI. Melihat hal tersebut, pihaknya bakal lebih masif menggelar program itu kepada masyarakat di Indramayu.

Salah satu upayanya, kata Nina, melalui Rumah Peri. Wadah tersebut adalah rumah kreatif, Skill Development Center (SDC), E-Commerce lapak Peri, kedai Peri, display produk, dan bisnis center.

“Rumah Peri akan melahirkan Kelompok Usaha Bersama lapak Peri migran, didalamnya ada kegiatan peningkatan dan inovasi produk unggulan UMKM dari purna pelatihan Peri dan BLK. Diantaranya inovasi produk, labeling, packaging, diklat, peningkatan SDM anggota KUB lapak Peri Migran BLK Disnaker Indramayu,” kata Nina. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper