Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pascalebaran, Daerah di Bandung Raya Dinilai Mulai Sukses Kelola Sampah

Pengelolaan sampah pascalebaran di wilayah Bandung Raya bisa terkendali dengan baik. Indikatornya penumpukan sampah tidak nampak di sejumlah titik.
TPK Sarimukti/Istimewa
TPK Sarimukti/Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG--Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai pengelolaan sampah pascalebaran di wilayah Bandung Raya bisa terkendali dengan baik. Indikatornya penumpukan sampah tidak nampak di sejumlah titik.

Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan wilayah di Bandung Raya secara bersama-sama sudah mulai mengelola sampah dengan baik dimana pihak provinsi terus melakukan monitoring. Bahkan TPK Sarimukti sudah kembali efektif menerima sampah dari wilayah Bandung Raya.

"Sampai hari ini kami tidak mendapatkan laporan adanya penumpukan sampah di tempat-tempat tertentu artinya overall pengolahan sampah di Bandung Raya relatif aman," katanya di Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Selasa (16/4/2024).

Namun Herman memastikan pihaknya tetap tidak akan mengambil risiko dengan hanya mengandalkan pemantauan semata. Pihaknya juga langsung mengecek kondisi TPA Sarimukti, Bandung Barat terkait pengelolaan sampah pascalebaran.

Di sisi lain, upaya daerah mencegah tumpukan sampah pascalebaran diapresiasi Sekda Herman sebagai langkah riil membuat pengelolaan sampah di Bandung Raya terus menunjukkan perbaikan.

"Kami dari pemerintah provinsi jawa barat ya atas nama gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak bupati pak walikota di 5 kabupaten kota di wilayah Bandung Raya yang sudah bahu membahu  ya untuk mengelola sampah," tuturnya.

Menurutnya urusan pengelolaan sampah harus dikerjakan bersama-sama oleh seluruh pihak baik provinsi maupun daerah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Prima Mayaningtyas menuturkan, sampah dari kawasan Bandung Raya yang ditampung TPK Sarimukti dapat terkelola dengan baik selama Ramadan. 

TPK Sarimukti menerima rata-rata 1.611,23 ton sampah atau sekitar 347 truk per hari dari Bandung Raya selama Ramadan 2024.

Jumlah tersebut dengan pembagian volume, Kota Bandung total tonase sebesar 32.807,35 ton, Kota Cimahi total tonase sebesar 4.066,47 ton, Kabupaten Bandung total tonase sebesar 5.669,64 ton, dan Kabupaten Bandung Barat total tonase sebesar 4.182,61 ton.

"Jadi keseluruhan selama Ramadan adalah total ritasi 10.065 truk, total tonase sebanyak 46.726,06 ton," kata Prima di Kota Bandung, Jumat (12/4/2024).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper