Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PosIND Antisipasi Potensi Lonjakan Pengiriman Logistik Jelang Idulfitri

Menurut catatan PosIND, lebih dari 40% kenaikan transaksi terjadi pada bulan Ramadan sampai Lebaran nanti.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun./Bisnis-Dea Andriyawan
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun./Bisnis-Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG— PT Pos Indonesia atau PosIND menyiapkan strategi untuk mengatasi potensi lonjakan pengiriman barang atau logistik pada bulan Ramadan dan Idulfitri 2024. 

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun memerkirakan tren peningkatan belanja online pada momen Lebaran kali ini akan kembali terjadi. Hal tersebut tentu menurutnya akan berbanding lurus terhadap sektor logistik.

Bahkan menurut dia, sudah terjadi lonjakan pengiriman logistik sebesar 30%--40% pada pekan pertama Ramadan.  

Menurut catatan PosIND, lebih dari 40% kenaikan transaksi terjadi di bulan Ramadan sampai Lebaran nanti. Selain berbelanja kebutuhan, pengiriman parsel atau hadiah bingkisan Lebaran juga alami peningkatan dengan lonjakan lebih dari 50% setiap tahunnya.

Untuk mengatasi lonjakan pengiriman tersebut, PosIND berkomitmen memberikan layanan yang prima. PosIND akan menyiagakan armada dan pasukan Orangernya guna melayani konsumen selama tujuh hari seminggu tanpa adanya hari libur.

“Tentunya sebagai perusahaan penyedia jasa kurir logistik, dan keuangan bahkan, kami berkomitmen memberikan layanan prima menjelang datangnya hari raya Idulfitri 1445 Hijriah ini, mungkin ada libur lebaran dan libur bersama, untuk memenuhi kebutuhan tersebut kami tetap buka, kami tetap beroperasi dan melayani kurir dan logistik, serta layanan jasa keungan di loket-loket kami.” ujar Tonggo.

Tonggo juga mengungkapkan pengiriman logistik PosIND sudah mulai menyebar ke berbagai daerah, walau secara signifikan baru terjadi di pulau-pulau padat seperti di Jawa dan Sumatra. 

Dia juga menambahkan jika kenaikan pengiriman logistik sudah mulai terjadi di Sulawesi, khususnya Makassar, NTB, serta beberapa daerah lainnya yang mayoritas warganya merayakan Ramadan dan Lebaran.

“Dari kesiapan ini tentunya ini juga peluang bagi kami untuk menambah volume bisnis kami, jadi dengan beberapa program, misalnya program discount kemudian beberapa program yang esensinya jemput bola ke pusat belanja atau ke UMKM, jadi promo-promo lebaran, promo pengiriman kami manfaatkan di samping operasi kami,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan telah melakukan transformasi dalam sistem operasi. salah satunya dengan menggunakan robotik sortir yang mempermudah dan mempercepat proses pengiriman, khususnya di peak season seperti Ramadan dan Idulfitri.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dea Andriyawan
Editor : Dinda Wulandari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper