Gerai Petani Milenial Harus Terus Dipromosikan Pemprov Jabar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat meminta kepada Pemprov terus mempromosikan Gerai Petani Milenial.
Gerai Petani Milenial di Cihampelas Walk
Gerai Petani Milenial di Cihampelas Walk

Bisnis.com, BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat meminta kepada Pemprov terus mempromosikan Gerai Petani Milenial.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat R Yunandar Rukhiadi Eka Perwira keberadaan gerai yang mewadahi produk peserta program Petani Milenial penting dipromosikan agar tetap eksis dan berkelanjutan.

Promisi bisa dilakukan dengan menggelar perlombaan berisi unggahan produk di Gerai Petani Milenial di media sosial seperti Instagram.

"Sehingga itu akan membantu sekali, saya kira ini langkah awal ya. Saya juga berharap Kadis Indag Jabar ada evaluasi yang terus menerus terhadap Gerai Petani Milenial ini agar ada perubahan dan tidak jadi hanya semusim saja, namun bisa berlanjut," katanya di Bandung, Jumat (9/12/2022).

Dia berharap Program Petani Milenial bisa terus dikembangkan oleh Pemprov Jawa Barat seiring upaya pihaknya meminta peningkatan tambahan anggaran untuk Program Petani Milenial di tahun 2023 agar cakupannya bisa menjangkau hingga ratusan ribu orang.

"Kita sedang mencoba menciptakan satu generasi unggul, khususnya di bidang ketahanan pangan. Sehingga suatu saat kita tidak kekurangan petani," kata Yunandar.

Sementara itu, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika menuturkan pihaknya siap menggenjot promosi Gerai Petani Milenial agar keberadaannya bisa optimal.

"Memang salah satunya promisi yang harus kita lakukan. Ini memang kita baru namun ada di tiga tempat dan kita juga akan melakukan evaluasi.Kelihatannya memang harus terus melakukan promisi," kata dia.

Petani Milenial adalah program pengembangan untuk para petani muda Jawa Barat di berbagai komoditas agrikultur. 

Total Gerai Petani Milenial tersebut ada di tiga lokasi pertama di Cihampelas Walk Bandung, Stasiun Kereta Api, dan Botani Square Bogor.

"Ini menunjukkan keseriusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ketika program itu diluncurkan 2019 sampai sekarang, semuanya bertahap begitu, sekarang ini kita sudah ada di tahap tadi produksi yang dikurasi dan kita juga memberikan kesempatan agar produk produknya sudah mudah untuk diakses," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper