Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gempa Cianjur: JQR-Komunitas Solar Generation Bangun Solar Panel di Lokasi Pengungsian

Langkah ini sekaligus untuk mengampanyekan pemanfaatan potensi energi matahari menjadi energi listrik yang ramah lingkungan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 November 2022  |  16:42 WIB
Gempa Cianjur: JQR-Komunitas Solar Generation Bangun Solar Panel di Lokasi Pengungsian
Tim berhasil membangun aliran listrik menggunakan energi solar panel di dua titik lokasi yakni di Kampung Pasir Ipis, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang dan Jalan Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang.
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Jabar Quick Response (JQR) berkolaborasi dengan komunitas pembuat instalasi listrik energi terbarukan yaitu Komunitas Solar Generation yang ikut turun langsung ke lokasi bencana untuk pemulihan kelistrikan yang terdampak gempa di Kabupaten Cianjur.

Komunitas Solar Generation bergerak cepat bersama Jabar Quick Response menyusuri desa-desa yang listriknya masih padam.

Pada Jumat (25/11/2022) lalu tim berhasil membangun aliran listrik menggunakan energi solar panel di dua titik lokasi yakni di Kampung Pasir Ipis, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang dan Jalan Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang.

Rakha Naufal dari Komunitas Solar Generation mengaku pihaknya akan membantu warga-warga yang masih belum teraliri listrik yang mati.

Dengan menggunakan energi terbarukan, Rakha mengaku pihaknya juga sambil mengampanyekan pemanfaatan potensi energi matahari menjadi energi listrik yang ramah lingkungan.

“Solar Generation merupakan komunitas anak muda yang ingin mengedukasi warga di Indonesia untuk beralih ke energi terbarukan. Kami berfokus di solar panel yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik,” ujar Rakha, Senin (28/11/2022).

Rakha menjelaskan komunitas Solar Generation berdiri tahun 2007, namun dirinya baru menggelutinya dari tahun 2018. Selain membantu warga di desa-desa yang belum teraliri listrik atau terdampak akibat bencana, kampanye penggunaan energi terbarukan ini dilakukan di kegiatan musik.

Solar Generation telah berhasil memasang energi terbarukan menggunakan solar panel di dua titik, untuk di Kampung Pasir Ipis, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang memasang 2.400 watt untuk memasang di tenda pengungsian.

“Saat ini di Cianjur , kita membawa 2400 solar panel dan lampu emergency, Dorongan water filter, ini sudah terpasang dan alhamdulillah listrik sudah bisa diakses warga untuk penerangan di sana,” ungkapnya.

Rakha mengaku untuk setiap pemasangan solar panel itu bisa bertahan hingga 25 tahun kedepan. Berharap juga yang paling penting acdalah kampanye energi terbarukan ini bisa ke akses warga pedesaan.

Sementara itu, Syehabudin sebagai Komandan Operasi Bencana Gempa Cianjur menyebutkan bahwa dampak gempa bumi ini sangat besar sekali terutama malasah di penerangan.

"Wilayah sekarang pun masih ada daerah yang padam listrik karena jaringan banyak yang roboh, JQR membantu masyarakat masalah penerangan tersebut," ungkap Syehabudin.

Saat ini JQR bekerja sama dengan Komunitas Solar Generation memasang solar panel energi terbarukan di wilayah Pasir Ipis, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang. Dikarenakan wilayah tersebut masih belum tersentuh bantuan terutama soal penerangan.

"Karena kampung itu merupakan kampung terujung wilayah Cugenang, di bawah kaki gunung Gede Pangrango atau tepatnya di kebun teh Gede, makanya kita dorong dulu yang lebih jauh karena masih belum banyak yang menjangkau kesana," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Cianjur
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top