Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oknum Tukang Potong Dana BLT di Kabupaten Cirebon akan Ditindak Tegas

Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih menyayangkan adanya pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk keluarga penerima manfaat.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 22 September 2022  |  13:45 WIB
Oknum Tukang Potong Dana BLT di Kabupaten Cirebon akan Ditindak Tegas
Penyaluran BLT BBM dan Sembako di Kota Tangerang oleh Pemerintah melalui Kantor Pos. Setiap Keluarga Penerima Manfaat akan mendapatkan bantuan yang diterima senilai Rp600.000 - Antara
Bagikan

Bisnis.com, CIREBON - Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih menyayangkan adanya pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT) untuk keluarga penerima manfaat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Wahyu atau Ayu ini mengatakan, pemotongan dana BLT untuk alasan apapun tidak diperbolehkan. Praktik tersebut, menyulitkan masyarakat yang terhimpit akibat kenaikan harga BBM.

"Tidak boleh ada pemotongan. Saya ingatkan sekali lagi," kata Ayu saat ditemui di Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/9/2022).

Terkait banyaknya kasus pemotongan BLT, wakil bupati memerintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon untuk mengecek langsung ke lapangan dan melaporkan kepada pihak berwajib.

"Nanti bakal ditindak sesuai hukum yang berlaku," kata Ayu.

Praktik pemotongan BLT bahan bakar minyak (BBM) diduga terjadi di Desa/Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Warga Desa Arjawinangun, Dasma mengatakan, jumlah BLT yang diterima sebesar Rp500.000. Namun, setelah bantuan tersebut diterima, pihak rukun tetangga (RT) meminta uang potongan sebesar Rp30.000.

Menurutnya, potongan tersebut dikemas oleh pihak RT dikemas sebagai bentuk sumbangan kemasyarakatan. "Saya tidak tahu sumbangan apa, pokonya ngasih segitu (Rp30.000). Saya kasih karena RT orang dekat," kata Dasma.

Meskipun begitu, Dasma mengaku ikhlas sebagian BLT yang ia dapatkan dari pemerintah pusat disumbangkan kepada pihak RT.

"Pemotongan BLT kerap dilakukan oleh petugas RT atau pun perangkat desa. Waktu itu pemotongan dilakukan di desa saat pembagian, anggap saja sebagai sedekah," kata Dasma.

Menanggapi hal tersebut, Kuwu Arjawinangun, Maman membantah adanya potongan BLT yang dilakukan oleh pihak RT/RW di Desa Arjawinangun yang diperintahkan langsung oleh pihaknya.

Maman menyebutkan, sebagian warga penerima bantuan yang memberikan uang potongan kepada RT/RW dianggap sebagai ucapan terima kasih karena sudah membantu proses pengurusan data penerima.

"Beda cerita kalau dikasih, itu kan rezeki. Intinya saya tidak pernah memerintahkan RT/RW memotong bantuan BLT," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon blt
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top