Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MUJ Bakal Garap SPKLU Bandung Raya Hingga PLTS Nelayan

MUJ akan makin progresif seiring dengan mulai terbukanya peluang bisnis energi baru terbarukan (EBT).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 20 September 2022  |  15:22 WIB
MUJ Bakal Garap SPKLU Bandung Raya Hingga PLTS Nelayan
Direktur Utama PT MUJ Begin Troys
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG--Rencana bisnis BUMD PT Migas Utama Jabar (MUJ) akan makin progresif seiring dengan mulai terbukanya peluang bisnis energi baru terbarukan (EBT).

Direktur Utama PT MUJ Begin Troys mengatakan pihaknya akan mengembangkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai upaya untuk mengalihkan masyarakat ke penggunaan kendaraan listrik.

Rencana bisnis ini menurutnya merupakan instruksi dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"Kita ada rencana untuk mengembangkan SPKLU, kita akan mendorong pertumbuhan itu di beberapa titik yang belum tersedia SPKLU supaya masyarakat terdorong juga untuk beralih dari kendaraan konvensional BBM menjadi kendaraan listrik," katanya, Senin (19/9/2022) malam.

Rencananya SPKLU bakal dikembangkan terlebih dahulu di wilayah Bandung Raya. Rencananya, pada tahun ini, kemungkinan bakal ada 100 titik SPKLU yang dikembangkan di Bandung Raya.

"Di Bandung misalnya kita 100 titik, kalau bisa mulai tahun ini ya tahun ini. Tadi Pak Gubernur juga minta secepat mungkin untuk bisa masuk ke situ," ujarnya.

Menurut Begin, pengisian daya listrik kendaraan dengan menggunakan SPKLU dapat lebih cepat bila dibandingkan pengisian daya listrik di tempat lain.

Selain mempercepat pengembangan SPKLU, pihaknya juga bakal menawarkan program kendaraan listrik ke instansi pemerintah. Hal itu untuk mempercepat pengalihan ke kendaraan listrik.

"Kendaraan listrik kan bisa mengisi di restoran atau apa, nanti paling tinggal diskusi dengan yang punya rumah atau yang punya restoran, ini berapa biayanya, memang itu agak lama pengisiannya tapi kalau SPKLU itu cepat," tuturnya

Selain itu, MUJ akan terlebih dahulu menjajal PLTS atap untuk melihat potensi bisnisnya.

"Kalau sudah kita rasakan, baru kita lebih percaya menawarkan ke market. Tadi juga ada program yang menarik Pak Gubernur arahkan juga terkait dengan membantu nelayan pesisir," katanya.

Soal bantuan untuk para nelayan dengan energi baru terbarukan, Begin menjelaskan, PT MUJ sudah menyiapkan beberapa langkah untuk merealisasikan hal itu.

Jika PLTS atap bisa sempurna dan maksimal, menurutnya bisa langsung diterapkan untuk para nelayan.

"Nah, mungkin gak MUJ silakan mencari teknologi untuk membantu para nelayan menggunakan PLTS sehingga ketika mereka berlayar siang hari di tengah laut kan panen Surya, jadi bisa digunakan kapalnya untuk di malam hari," katanya.

Begin percaya bahwa energi baru terbarukan berupa PLTS untuk para nelayan bisa diterapkan. Menurutnya, banyak nelayan di luar negeri sana yang sudah menggunakan energi bersih dibandingkan dengan BBM.

"Memungkinkan, infonya tadi Pak Gubernur juga bilang di beberapa negara lain itu sudah ada, nah ini tugas kami untuk segera ditindak lanjuti," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Migas Utama Jabar stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Kendaraan Listrik BUMD Jabar ebt
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top