Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga BBM Naik: Daripada Tarif Naik, Organda Jabar Minta Pajak Angkutan Umum Digratiskan

Organda Jawa Barat mengusulkan kepada pemerintah agar pajak kendaraan bermotor bagi angkutan umum digratiskan usai kenaikan harga BBM.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 05 September 2022  |  16:20 WIB
Harga BBM Naik: Daripada Tarif Naik, Organda Jabar Minta Pajak Angkutan Umum Digratiskan
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat mengusulkan kepada pemerintah agar pajak kendaraan bermotor bagi angkutan umum digratiskan usai kenaikan harga BBM.

Sekretaris DPD Organda Jawa Barat Ifan Nurmufidin mengatakan posisi pengusaha angkutan umum dilematis terkait tarif angkutan apakah harus naik atau tidak.

"Kami dilematis. Apakah nantinya para penumpang juga masih mau menggunakan angkutan umum," katanya di Bandung, Senin (5/9/2022).

Namun pihaknya mengusulkan dua rekomendasi terkait kenaikan harga BBM ini, salah satunya, khusus angkutan umum tidak dikenakan pajak.

"Kebijakan menghapus pajak kendaraan bermotor bagi angkutan umum, akan menolong atau meringankan biaya produksi bagi para pengusaha angkutan umum di tengah kenaikan harga BBM;" katanya.

Usulan lainnya, adanya pengecualian untuk harga BBM bersubsidi bagi angkutan umum.

"Tentunya kami menolak kenaikan BBM bagi angkutan umum. Namun enggak apa-apa harus tetap naik, kami mohon pemerintah memberikan subsidi BBM khusus bagi angkutan umum, melalui aplikasi MyPertamina," ujarnya.

Dia memastikan para pengusaha angkutan umum masih sepakat untuk menolak kenaikan harga BBM karena akan ada efek domino dari kebijakan tersebut.

Terlebih kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih rendah dan akan makin terbebani dengan kemungkinan naiknya harga-harga bahan pokok.

Namun diakui Irfan, Organda Jawa Barat hingga saat ini juga belum sepakat untuk menyesuaikan tarif angkutan imbas kenaikan BBM. Jika opsi itu dilakukan maka pihaknya khawatir angkutan umum nanti malah ditinggalkan publik lantaran tarif angkutan juga ikut naik dan malah menambah beban kepada masyarakat.

"Karena saat kita naikkan tarif, ya itu tadi, kita itu sangat dilema, karena apakah masyarakat mau atau malah meninggalkan angkutan umum. Karena mereka akan berpikir lebih baik menggunakan angkutan pribadi, motor misalkan, atau mereka akan lari ke angkutan online," katanya.

Dalam waktu dekat Organda akan melakukan pertemuan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat terkait kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi.

"Sebenarnya, kemarin malam itu kita hari ini mau demo besar-besaran sama besok. Tapi kami masih menahan gitu, kita coba lihat itikad baik dari pemerintah setelah kita menyampaikan permohonan-permohonan itu;" pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM organda
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top