Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Nontunai di Ciayumajakuning Tembus Rp15,71 Triliun

Tren pembayaran nontunai di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) terus meningkat.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  13:40 WIB
Transaksi Nontunai di Ciayumajakuning Tembus Rp15,71 Triliun
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, CIREBON - Tren pembayaran nontunai di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) terus meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya pola transaksi tersebut.

Berdasarkan data dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, jumlah transaksi nontunai di wilayah Ciayumajakuning per semester I 2022 menembus angka Rp15,71 triliun dengan total volume transaksi sebanyak 15,53 juta kali.

Dari data tersebut, Kabupaten Cirebon mendominasi transaksi nontunai di wilayah Ciayumajakuning dengan nilai Rp4,41 triliun dengan volume transaksi mencapai 4,78 juta kali.

Sementara, daerah dengan transaksi nontunai paling kecil adalah Kabupaten Majalengka. Tercatat, transaksi cashless tersebut hanya Rp1,78 triliun dan volume transaksi 2,23 juta kali.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Hestu Wibowo mengatakan transaksi nontunai di wilayah Ciayumajakuning meningkat 33,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya dalam periode yang sama.

"Ini menunjukkan perbaikan tingkat kepercayaan masyarakat di Ciayumajakuning terhadap penggunaan uang elektronik," kata Hestu saat ditemui di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, Senin (18/8/2022).

Selain itu, untuk transaksi nontunai yang menggunakan Quick Response Code Indonesian (QRIS) dilakukan sebanyak 538.000 kali dengan nominal transaksi Rp43,27 miliar.

Hestu mengatakan, pembayaran menggunakan QRIS terus meningkat setiap tahunnya. Kenaikan nominal transaksi dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 320 persen dan volume transaksi 131 persen.

Implementasi penggunaan QRIS dilakukan di pasar, lingkungan instansi, pendidikan umum, pendidikan keagamaan, dan fasilitas lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top