Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan SDM Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 1.452 Orang

Selain melakukan percepatan konstruksi fisik, PT KCIC juga melakukan persiapan SDM untuk menopang keberlangsungan operasional dan maintenance KCJB.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  13:32 WIB
Kebutuhan SDM Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 1.452 Orang
Foto udara lokasi pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021). - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Persiapan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terus dilakukan oleh manajemen PT KCIC.

Selain melakukan percepatan konstruksi fisik, PT KCIC juga melakukan persiapan SDM untuk menopang keberlangsungan operasional dan maintenance KCJB.

Untuk itu, KCIC menggelar rekrutmen secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan tersebut. KCIC mengadakan rekrutmen yang dimulai dengan tahap walk in interview pada Kamis (14/7) dan Selasa (19/7) hingga Rabu (20/7) lalu di Auditorium KCIC Halim Office.

“Satu tahun bagi KCJB adalah waktu yang singkat. Maka dari itu persiapan sudah kami lakukan sejak jauh hari agar segala sesuatunya siap saat operasional KCJB dimulai,” ujar GM Corporate Secretary Rahadian Rarty, Rabu (27/7/2022).

Adapun kegiatan rekrutmen yang dilakukan saat ini dibuka bagi calon SDM dari lingkungan Keluarga Besar Proyek KCJB. Tercatat ada sekitar 98 peserta rekrutmen yang hadir pada tahap awal.

Peserta yang lolos seleksi tahap awal, akan melanjutkan proses rekrutmen ke tahap berikutnya, yaitu psikotes dan tes kesehatan.

“Jumlah peserta hampir 100 orang untuk tahap awal ini. Nanti setelah proses rekrutmen selesai, seluruh peserta yang lolos hingga tahap akhir juga akan kami siapkan untuk showcase di agenda G20 dan operasional pada pertengahan tahun 2023,” ujar Rahadian.

Sesuai dengan rencana yang disusun oleh PT KCIC, HSRCC, dan PT KAI, kebutuhan SDM untuk operasional dan Maintenance KCJB adalah sebanyak 1.452 orang dengan standar kualifikasi yang telah ditetapkan.

Seluruh SDM akan diambil dari SDM lokal. Namun untuk tahap awal, kegiatan operasional dan maintenance KCJB masih akan melibatkan SDM dari Tiongkok untuk kebutuhan transfer knowledge.

Untuk memenuhi kebutuhan Operasional dan Maintenance KCJB, para SDM yang terlibat akan dibagi ke dalam 5 subsistem yang terdiri dari tim Operational System, EMU, Fixed Asset, SSHE, dan Camp Management.

“Agar kegiatan operasional dan maintenance KCJB berjalan lancar, Kami sudah lakukan pemetaan SDM sesuai kebutuhan. Ada 5 subsistem yang Kami siapkan. Seluruh SDM akan ditempatkan sesuai kualifikasinya dan diberi training khusus untuk meningkatkan kompetensi terkait pelaksanaan kereta cepat,” katanya.

Rahadian mengaku, seluruh SDM yang dilibatkan dalam kegiatan operasional dan maintenance KCJB merupakan aset penting bagi perusahaan.

Maka seluruh kegiatan rekrutmen akan dilakukan dengan ketat untuk menghasilkan SDM dengan kompetensi yang baik. Tak hanya itu, pendampingan untuk kebutuhan training pun akan diberikan sebaik-baiknya.

Walk in interview yang diselenggarakan oleh PT KCIC merupakan sebuah perwujudan komitmen serius perusahaan dalam memenuhi kebutuhan SDM, sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis perusahaan dalam menghimpun SDM berkualitas dan berpengalaman menjelang masa operasional KCJB,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat KCIC
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top