Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siaran Analog Setop, Jabar Dapat 1 Juta STB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengatakan fokus pemda saat ini adalah memastikan masyarakat mengetahui hak mereka untuk mendapatkan satu unit Set Top Box (STB) gratis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, sebagai syarat ASO.  
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 April 2022  |  14:35 WIB
Ilustrasi Perangkat set top box yang sudah mendapat sertifikat dari Kominfo dan tercatat antara lain Akari Set Top Box ADS-2230.  - Kompub ASO/Wienda Parwitasari
Ilustrasi Perangkat set top box yang sudah mendapat sertifikat dari Kominfo dan tercatat antara lain Akari Set Top Box ADS-2230. - Kompub ASO/Wienda Parwitasari

Bisnis.com, BANDUNG - Kurang dari seminggu jelang pelaksanaan Analog Switch Off (ASO) penyiaran televisi analog, Dinas Komunikasi dan Informatika bersama dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Jawa Barat terus menggenjot diseminasi kepada masyarakat. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengatakan fokus pemda saat ini adalah memastikan masyarakat mengetahui hak mereka untuk mendapatkan satu unit Set Top Box (STB) gratis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, sebagai syarat ASO.  

"Fokus kami di situ, memastikan mereka yang berhak mendapatkan haknya. Pak Gubernur sudah menyatakan jika nanti ada yang terlewat, maka Pemda Prov Jabar siap membantu," ujar Ika Mardiah, Senin (25/4/2022).

Berdasarkan data Kementerian Sosial, warga pra sejahtera di Jabar yang berhak mendapatkan bantuan STB sebanyak 1 juta lebih.

"Data 1 juta itu bersumber dari Kemensos yang diserahkan ke Kemenkominfo. Nanti distribusinya akan dilakukan oleh PT. Pos Indonesia dan oleh perusahan multipleksing langsung ke rumah-rumah" jelas Ika.

ASO tahap pertama akan dilakukan 30 April 2022 di 12 daerah kawasan timur Jabar yakni Garut, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Majalengka, dan Sumedang. 

Tahap kedua mulai 25 Agustus 2022 di wilayah Bandung Raya (Kota/Kab Bandung, Kota Cimahi, Kab Bandung Barat) serta kawasan Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi), lalu terakhir 2 November untuk wilayah Barat atau Purwasuka (Purwakarta, Sukabumi, Subang, Karawang).  

Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet mengatakan sejak 2021 lalu setidaknya lebih dari 70 kegiatan diseminasi yang dilakukan KPID bersama Diskominfo Jabar.

"Kami ingin semua kalangan memahami tentang ASO ini, karena ini berdampak langsung pada masyarakat" ujar Adiyana.

Diseminasi ASO lebih banyak dilakukan dengan cara simulasi, agar masyarakat paham betul tentang teknisnya, meskipun soal teknis itu bukan ranah KPID.

"Akhirnya karena banyak menanyakan soal teknis, maka kami melaksanakan diseminasi dengan simulasi. Meskipun hal-hal teknis ini bukan ranah KPID, tapi itulah kenyataan di lapangan. Kebutuhan informasi masyarakat tentang ASO " ujarnya.

Selain diseminasi terkait teknis ASO, yang lebih penting diketahui masyarakat sebenarnya adalah apa dampak dari digitalisasi penyiaran tersebut bagi masyarakat sendiri.

"Jadi keuntungan yang didapat masyarakat bukan hanya kualitas tayangan yang bersih jernih canggih itu saja, tetapi bakal ada dampak ekokomi yang lebih terbuka untuk industri kreatif masyarakat" jelasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tv digital set top box pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top