Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Direncanakan Hadiri Acara Puncak Hari Penyiaran Nasional di Bandung

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat Adiyana Slamet mengemukakan dalam puncak acara tanggal 1 April akan dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo di The House Pasirkaliki Kota Bandung. 
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  20:05 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, BANDUNG -- Puncak peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-89 akan digelar di Kota Bandung 26 Maret - 1 April 2022. 

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat Adiyana Slamet mengemukakan dalam puncak acara tanggal 1 April akan dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo di The House Pasirkaliki Kota Bandung. 

"Puncak acaranya akan dihadiri Presiden, di The House Pasirkaliki. Selain itu juga Ketua KPID se-Indonesia turut hadir," kata Adiyana dalam jumpa pers yang digelar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (22/3/2022). 

Menurut Adiyana, peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) tahun ini bertemakan "Transformasi Penyiaran Era Digital" yang akan diawali tanggal 26 April dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari vaksinasi penguat (booster) Covid-19, hingga Kirab Kebangsaan. 

"Nanti akan diawali dengan vaksinasi booster Covid-19, kemudian ada beberapa webinar di beberapa perguruan tinggi dan Kirab Kebangsaan," jelasnya. 

Peringatan Harsiarnas kali ini menurut Adiyana menitikberatkan tentang perubahan pola dan teknologi penyiaran, di mana baik pelaku industri penyiaran dan masyarakat sudah harus siap menghadapai perubahan tersebut. 

"Diantaranya di masa peralihan dari siaran analog ke digital atau ASO (Analog Switch Off) harus terus disosialisasikan kepada masyarakat selain kepada para pelaku industri penyiaran,  terutama televisi," terangnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Ika Mardiah mengatakan, bahwa dalam Harsiarnas, Diskominfo mendukung fasilitasi yang dibutuhkan oleh KPID Jabar. 

"Dukungan kita adalah fasilitasi, termasuk sebagian pendanaan dan fasilitas lain yang dibutuhkan" ujar Ika. 

Ika juga menjelaskan, dalam masa peralihan dunia penyiaran ke era digital, Diskominfo terus melakukan disimenasi kepada masyarakat apa saja yang penting untuk diketahui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi komisi penyiaran indonesia kpid
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top